Lima Lagu Paling Lugas, Paling Gombal dan Paling Enak Dinyanyikan Buat ‘Nembak’ Cewek Tanpa Harus Merasa Norak atau Alay

November 26, 2009 at 12:32 am | Posted in iseng | 30 Comments
Tags: , , , , ,

Iya betul, Mas. Anda tidak salah alamat. Ini betul blognya Gentole. Alamatnya https://gentole.wordpress.com. Hah, apa? Judulnya enggak banget? Ah, biarin. Ini saya merasa perlu posting ini. Biar trefik blog saya naik diserbu ABG. Biar macet sampai leher botol sekalian kayak di jalan-jalan besar di Jakarta. Bukan untuk nampang selera musik ya. Toh, lagu yang saya shortlist juga tidak semuanya dianggap keren. Ada So7-nya. :mrgreen: Saya cuma merasa mubazir aja ini. Lagu-lagu ini, karena sejarah hidup saya yang sering keliru dan berliku, lewat begitu saja tanpa pernah saya gunakan sebagaimana mestinya. Mungkin di kehidupan selanjutnya  saya bisa jadi ABG lagi. Terus ketemu pacar saya lagi untuk pertama kalinya (bahkan dalam pengandaian pun Anda harus tetap setia bung). Dan ini listnya:

Iwan Fals – Ya Atau Tidak


Saya merasa dunia sebelum ada internet dan HP itu jauh lebih romantis. Kayaknya susah mendapatkan keterus-terangan  yang gamblang seperti yang ditunjukkan Bang Iwan di zaman sekarang. Karena Mbak-Mbak jadul, polos dan pendiam seperti model klip di atas juga udah jarang. Perempuan zaman sekarang sepertinya lebih talkative dan bawel. Tidak bisa dibodohi. Apalagi di Internet. Jadinya apa-apa harus argumentatif. Bukan begitu? :mrgreen: Apa masih ada ya perempuan yang mau pura-pura tersipu malu digombalin: ‘Bicaralah Nona, jangan membisu”? 😀

The Beatles – Do You Want To Know A Secret


Kawan saya pernah make lagu ini buat nembak cewek waktu sekolah dulu. Haha. Dia enak sekolahnya di SMA. Lah, saya di STM. Tidak gaul pula. Yah jadinya begitu. Ngiri juga. Duh, masa remaja saya kurang bahagia memang. 😦 Hidup kayak di Palestina. Selalu takut disergap tentara Israel, yakni anak STM PGRI, atau Empat CKL. Saya sekolah di STM Negeri Tangerang, atau dikenal sebagai STM 80. Waktu itu masih musim tawuran. Haha, tapi saya jadi ingat dulu setiap pelajaran olah raga kita sekelas bakal ngecengin anak-anak SMKK, yang semuanya di lantai empat. Gedung sekolah kita bersebelahan. Dan percaya atau tidak, cewel-cewek SMKK itu jauh lebih agresif. “Hi, cowooook! Hi, cowooook! Godain kita dong!” Sepertinya mereka tidak suka The Beatles, bung. (Note: SMKK itu adalah sekolah menengah kesejahteraan keluarga. Di sekolah ini, kebalikan dari STM, mayoritas perempuan. Kalo ada lelakinya, gayanya sedikit seperti banci. Kebalikan dari cewek di STM, yang tomboy dan tukang palak — meski tidak semuanya sih)

Rick Price – If You Were My Baby


Nah ini lagu saya dengar waktu masih kecil sekali. Yang saya ingat malah kenangan pergi ke rumah kakek buat Lebaran, Atau main gundu sama teman-teman sepulang sekolah. Waktu SMP saya terpesona bener sama lagu ini. Maklum puber.  Pretty girls were different when you were 13, eh? Tapi sayang saya tidak jago main gitar. Cuma bisa lagunya Cobain yang judulnya ‘About A Girl’. Dan Ibu saya sebal kalau saya setel Cobain. “Lagu apaan sih, Leee?”

Sheila on 7 – Jadikan Aku Pacarmu


Dian Sastro saudara-saudara! Baru lulus SMA mungkin. Masih lugu. Masih segar! 😀 Anyway, Sheila terkenal waktu saya baru lulus STM. Saya udah tidak ABG lagi. Dan kuliahnya di IAIN. Jadi sangat tidak cocok juga lah memainkan lagu Sheila yang ini. Meskipun saya suka. Ada lagi satu lagu Sheila yang saya demen: ‘Berai’. Hahaha…guilty pleasure eh dengerin lagu ini. Soale waktu itu saya sudah mulai sok intelektual gitu. Sudah tidak ngulik lagu Extreme lagi.

Nuno Bettencourt – Crave


Setelah Extreme bubar, Nuno bikin beberapa proyek. Salah satunya adalah Schizophonic. Dan tanpa disangka-sangka, Nuno jadi Kurt Cobain!!! Ya, dulu saya sempat ngeledek anak-anak Grunge yang lebih mementingkan style ketimbang skill. Nuno tentu pemain gitar yang 1,000 kali lebih jago dari Cobain. Tetapi ekspresi seni Cobain jauh lebih jujur ketimbang lagu-lagu Nuno yang terlalu restrained semacam Stop the World. Nah, dalam album solo pertamanya, Nuno tobat. Ternyata Cobain musisi besar. Kalo tidak salah Dave Grohl ikut membantu pembuatan album solonya Nuno itu. Ini lagu ‘Crave’. Saya waktu STM (atau kuliah yah) selalu membayangkan bisa memainkan lagu ini untuk seseorang. Tapi mengingat kawan-kawan saya dulu kebanyakan jilbaban, dan mengingat liriknya serta nuansa lagunya yang obsesif, kayaknya tidak bakalan ada yang tersipu, malah saya bisa-bisa digampar. 😕

Jadi, kalau Anda listnya apa saja? Ada kenangan khusus? Dan apakah Ada lagu yang lebih terus terang dari lagu-lagu yang saya jejer di atas? Tapi jangan yang desperate dan overconfidence juga. :mrgreen:

NB: ‘Nembak’ is one of many weird Indonesian expressions which means ‘to express your feeling’ or to say ‘I like you’ to a girl or a boy. It literally means ‘to shoot’. Why and how we come up with this word? Don’t ask me.

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.