sekilas teologi ngawur di siang bolong; adanya tuhan dan adanya yang bukan tuhan; atau mengapa tuhan itu ada dan tidak ada

May 14, 2013 at 4:37 am | Posted in iseng, katarsis | 18 Comments
Tags: ,

Agnosticism

tuhan adalah tuhan. tuhan tidak sama dengan apa yang bukan tuhan. kita bukan tuhan, jadi tuhan sudah pasti tidak seperti kita. kalo kita ada, harusnya tuhan tidak ada. karena tuhan bukan kita, dan kita bukan tuhan. kecuali bila ternyata kita sebetulnya tidak ada, maka tuhan itu harus ada. karena secara konseptual, tuhan itu harusnya tidak sama dengan kita. masalahnya, tentu saja, adalah bagaimana kita mendefinisikan keadaan kita. kalo kita bilang kita ada seperti batu itu ada apakah tuhan itu ada seperti batu di depan rumah kita itu ada? tuhan tentu tidak sama dengan batu. harusnya tuhan tidak meng-ada seperti batu itu ada. oleh karena itu, kita tidak bisa bilang tuhan itu ada dalam pengertian yang sama ketika bilang sofa dan televisi itu ada. adanya tuhan itu sesuatu yang semestinya lain. nah, kalo kita tidak tahu bagaimana mendefinisikan adanya kita dan, dengan begitu, adanya tuhan, lalu apa artinya, apa poinnya bertanya apakah tuhan itu ada atau tidak ada?

apa bedanya ateis dan bukan ateis?

Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.