inspirasi kalian menyakiti kami

October 25, 2014 at 2:16 am | Posted in katarsis | Leave a comment
Tags: ,

malam ini kita berdoa; kita berdoa untuk bisa lebih bersabar bila ‘temen-temen’ fesbuk kita mengunggah sederet kutipan inspirasional dengan latar belakang gambar yang sama sekali kagak nyambung dan kemudian entah gimana kita merasa bahwa mereka ini sudahlah tidak bisa diselamatkan, karena sudah merasa pintar hanya karena mengiyakan sebuah pernyataan yang sering kali tidak logis dan sama sekali tidak kontekstual bagi kehidupan setiap orang, dan karena itu bahwa mereka kemudian berpikir mereka sedang ‘berdakwah’ atau ‘ceramah’ adalah sebuah ironi yang tidak tidak terukur dalamnya, kalo bukan sebuah tragedi dari matinya akal sehat di media sosial. malam ini kita berdoa, kita berdoa agar diberi ketabahan hati untuk setiap tautan video inspirasional dari thailand yang jelas-jelas tidak akan pernah terjadi di dunia nyata; video yang biar kata mengharukan dan menyentuh dan lain sebagainya itu kalo sudah jadi kitsch di fesbuk ya sudah lah sudah, annoying

4242012171242iwsmt

baeklah, baeklah…saya memahami kejengkelan kalian sama saya.

marah-marah sendiri di media sosial memang tidaklah elok. anda betul 100 prosen sodara. apalagi kalo ane masih suka bekeliaran di mari, bukannya malah tobat dan minggat. tapi ini harus dikatakan. saya tidak perduli kalo ada orang bikin postingan blog komplen tentang saya komplen soal kutipan-kutipan menginspirasikan di fesbuk, dan masih fesbukan. saya tidak perduli kalo orang mau bilang saya ini kurang kerjaan, pemarah, bloger uzur kurang piknik, cane-shaking. menurut saya ini penting. ini harus dibuat jadi terang benderang! staahp… staaahp… staaahp...hentikan kebiasaan kalian berbagi kutipan inspirasional di fesbuk, hentikan atas nama nalar yang sehat walafiat. kami gak bisa gak liat, gak bisa gak baca. karena biasanya tulisannya gede-gede, dan biasanya gambarnya juga mencolok, dan biasanya desainnya juga mengundang selera mata—jadi, seringkali kami-kami ini yang dilahirkan dengan dosis sinisisme yang agak berlebih sedikit harus menanggung beban perih membaca pernyataan yang menurut kami goblog, tak layak dilabeli ‘oh so very true.’

iya, saya tahu orang bebas-bebas aja mau ngapain di fesbuk. kalian pun tidak harus pusing kalo saya sewot. masalahnya adalah, saya yakin saya gak sendirian, saya sadar kalo saya juga mungkin juga tanpa sadar suka kasih kutipan inspirasional yang nyebelin itu juga, saya sadar kalo sajak-sajak bukowski juga sudah dimutilasi, kalo wawancara dia di media masa juga sudah dipotong-potong jadi zombie lain yang kalian sebut ‘kutipan inspirasional.’ dan yang lebih penting lagi, saya juga masih di fesbuk, dan saya yakin kalian juga butuh teman di fesbuk, bukan. dan saya juga tidak benci kalian. i hate the sin, not the sinner. saya pikir orang udah bisa menerima kalo kalian posting itu semua foto kalian di luar negeri, atau foto anak kalian yang lucu-lucu itu, atau betapa kalian sukses dan sebagainya. itu kami sudah bisa terima dengan dada yang lapang, kami sudah kebal, kamu sudah terlatih. kami juga sudah belajar untuk tidak perduli dengan moralisme kalian, dengan aktifisme kalian yang hebat-hebat itu. selama itu buah pikiran kalian, selama itu berasal dari otak kalian, kami bisa kasih penghargaan, kasih kredit atas otentisitas, kalo ada, yang kalian punya. tapi kutipan-kutipan itu lain. itu bukan kalian, itu robot, itu meme yang bagi kami terasa sangat pongah, intrusif, judgmental. hidup sudah susah, tolong, jangan ajari kami untuk ‘enjoy the little thing in life, because one day you will look back, and realize those were the big things.’ kutipan itu gak salah-salah amat (meskipun masih bisa dan sangat layak untuk diperdebatkan substansinya). tapi kalo hidup kami lagi susah, lagi gak tau gimana caranya bersyukur, itu kutipan hanya bisa diartikan sebagai ceramah yang tidak diundang. diceramahin sama orang yang kerjanya ceramah aja udah nyebelin, apalagi sama kalian wahai ‘temen’ fesbuk, dan apalagi lah itu bung sama POSTER KUTIPAN KAGAK JELAS DARI INTERNET!!!

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: