9/12/2014

September 13, 2014 at 1:21 am | Posted in katarsis | Leave a comment
Tags:

while-waiting-for-godot-g1

 kakak, adek, ayah kangan lagi sama kalian sore ini, di dalam kamar ayah di sini, di mana ayah tidur dan belajar, siang dan malam. kakak, adek, entah kapan kalian akan mengerti bagaimana ayah harus berkali-kali bertanya, dan kemudian mengingatkan diri sendiri, bahwa ini bukan mimpi, bahwa saat ini ayah betul-betul tinggal di negeri asing, bahwa saat ini kita dipisahkan oleh samudra yang begitu luas, yang tidak mungkin ayah seberangi barang seharmal, samudra luas yang teramat ganas, nak, dengan ombaknya yang buas, juga badai dan kegilaan entah apalagi di sana, di tengah laut yang selalu marah dan gelisah. dan waku pun tak memihak kita, nak. kita dipisah oleh waktu—ayah baru saja memulai hari ketika kalian siap untuk tidur dan bersiap untuk menyongsong esok. kakak, adek, ayah belum pernah merasakan ini sebelumnya, ayah tidak pernah tahu bagaimana rasanya menjadi seorang ayah, seorang ayah yang merindukan kedua anaknya, pelita hidupnya.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: