waktu luang adalah beban hidup yang tidak tertahankan

September 8, 2014 at 5:03 pm | Posted in katarsis | Leave a comment
Tags: ,

waktu luang adalah beban hidup yang tidak tertahankan. ketika kita bebas untuk melakukan apa saja kita dihadapkan pada berbagai pilihan hidup dan kita mulai menimbang mana di antara pilihan-pilihan itu yang paling layak kita lakukan. kita terkaget-kaget; dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa kita punya pilihan, punya kebebasan, dan ternyata ada banyak sekali hal dalam hidup ini yang bisa kita lakukan. alhamdulilah. tapi kita pun jadi bertanya-tanya—kenapa kita diwajibkan untuk memilih? kita akan berpikir bahwa berpikir bagaimana menghabiskan waktu luang itu sebagai beban. kenapa kita wajib berpikir tentang apa yang perlu kita lakukan? tapi kita mungkin memilih untuk berpikir keras, dan setelah lama menimbang-nimbang semuanya, kita berpikir bahwa tak ada satupun dari pilihan hidup yang banyak itu yang kita pikir layak untuk dilakukan. lalu kita akan memilih untuk tidak memilih, untuk tidak berpikir sekalian. tetapi kita tidak punya kekuatan untuk melawan pikiran bahwasanya memilih untuk tidak memilih atau berpikir bahwa kita seharusnya tidak berpikir adalah sebuah keputusan yang salah. itu bukan golput, itu adalah pilihan yang tidak bertanggungjawab. karena waktu luang dan kebebasan adalah anugrah; tidak boleh disia-siakan! dan kita akan tidur, muter-muter di internet tanpa ada arah dan tujuan yang jelas, dan kita akan disadarkan oleh kenyataan yang tidak terbantahkan bahwa waktu luang adalah beban hidup yang tidak tertahankan; bahwa kebebasan berkehendak adalah sebuah piano raksasa, diletakkan tuhan di atas pundak kita, bahwa kebebasan untuk melakukan apa saja itu kutukan yang berkedok anugrah. lalu kita berharap kita diwajibkan untuk melakukan sesuatu yang lain; tanpa kita harus berpikir tentangnya. kita akan menjadi zombie yang taat pada keharusan-keharusan sosial yang kita patuhi secara sadar. dan kemudian kita akan mengeluh, bahwasanya kita sudah kehilangan kebebasan. dan setelah itu kita akan menuntut kebebasan, kita kan berjuang melawan tirani yang membelenggu kebebasan kita sebagai sebuah pribadi tunggal yang otonom. setelah itu? setelah itu balik lagi ke paragraf awal. tentu saja kalian akan bilang ya dijalani saja; gak usah ribet. dan kalian mungkin akan berpikir kalo kita punya uang lebih banyak saya tidak akan berpikir seperti ini. dan menurut saya kalian mungkin tidak salah juga. mungkin judul yang tepat bagi postingan ini adalah: tidak punya uang adalah beban hidup yang tidak tertahankan.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: