522

April 7, 2014 at 5:17 pm | Posted in katarsis | Leave a comment
Tags: ,

dari lagu ke lagu; dari buku ke buku; dari setiap perjalanan panjang, dari setiap mimpi, setiap pagi dan malam ketika hujan tak henti berteduh di depan toko di pinggir jalan; dari setiap upaya untuk menalar segala yang ada; penantian yang panjang di stasiun kereta, setiap orang yang lalu lalang—mengingat kembali: jalan-jalan di jakarta pada waktu malam, melihat kota dari dalam mobil, melihat kota dari balik helm; membaca kembali wajah-wajah yang berganti, teman-teman yang tidak lagi menjadi teman, nama-nama yang kini dilupakan dan terlupakan. nostalgia adalah memahami bahwa apa yang sudah terjadi sudah tidak lagi menjadi seperti apa yang terjadi ketika ia terjadi.   

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: