bahan kesadaran

October 5, 2013 at 8:08 am | Posted in katarsis | 1 Comment
Tags: , ,
images

manusia adalah binatang!

bung—mood itu terbuat dari apa? perasaan yang menyelimuti itu; ketika kita menulis atau menatap langit-langit di dalam kamar, atau pada saat kereta melaju kencang dan kita melamuni lanskap dan perumahan yang berlarian dari jendela;—itu terbuat dari apa? kata-kata yang berdatangan di dalam kepala kita pada saat kita menulis itu terbuat dari apa? gambar rumah dan reremputan pada saat kita berfikir dan menulis dan berkata tentang rumah dan rerumputan itu terbuat dari apa? hijaunya? birunya? putih kayu dan langit  kelam yang kita bayangkan secara mental itu terbuat dari apa? kesadaran itu apakah ada bendanya? seperti bebatuan di halaman, atau dedaunan yang berembun di pedalaman hutan sana? lalu bagaimana dengan empati, atau cinta, atau kasih sayang, atau cemburu, atau romantisme, atau sinisisme, atau nyinyirisme, atau segala apa saja yang hanya bisa dirasakan, tanpa bisa diukur panjangnya, dalamnya? apa artinya percaya? apa artinya meyakini? mungkin memang tidak ada yang pasti; sebuah pernyataan yang menegasikan dirinya sendiri hanya untuk menegaskan artinya yang sesungguhnya—bahwa memang tidak ada yang pasti. boleh jadi semuanya ilusi belaka: bebatuan di halaman atau perasaan kangen pada yang silam.

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Cuma satu yang pasti; ketidakpastian itu sendiri.

    Lu satu-satunya yang masih rajin ngeblog yah🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: