truisme polisilabik

July 15, 2013 at 10:39 am | Posted in katarsis, SOC | 1 Comment
Tags: ,

saya pernah beberapa kali baca bukunya jacques lacan. bingung saya, apa yang dia tulis sebetulnya apa. juga, saya pernah berada dalam fase kepengen koleksi semua bukunya slavoz zizek, rasanya sama kayak pengen download lagunya david bowie. sebagian saya suka lagunya, ngerti lagunya apa, tapi sebagian lagi ya begitu, ini lagunya jelek, saya gak ngerti, dan saya terlalu malas untuk cari tahu dan mendengar lebih lama untuk bisa betul-betul suka. jadinya, ya, mengendap. ada beberapa buku zizek di lemari buku saya yang sudah tidak saya baca, seperti ada beberapa lagu bowie yang tak lagi saya dengar. sampai saat ini saya sudah tidak terlalu perduli dengan gep antara apa yang saya tahu dan apa yang orang lain tahu, atau dengan semua pengetahuan yangs udah dihasilkan umat manusia di seluruh di dunia. saya gak tau band baru paling hip dulu, dan apalagi sekarang. saya juga makin ke sini makin sedikit tahu tentang banyak hal: tentang manusia, politik, sains, kedokteran, dlsb. saya sebetulnya udah males untuk cari tahu apa-apa yang enggak tahu. meksipun, ini agak susah. apalagi di zaman ketika semua seperti hanya bisa dijelaskan dengan budaya pop. kayak, misalnya begini, semua orang suka friends atau HIMYM. biarpun kita orang sok anti-mainstream, sok gak suka khalayak, toh sekali dua mesti paham juga referensi joey. hal yang sama berlaku untuk star wars, harry potter, games of throne, bajaj bajuri, dono kasino indro, dlsb. maksudnya, ya, budaya pop adalah media untuk berkomunikasi, bahkan adalah juga cara kita melihat dunia. tapi kan budaya pop ya luas banget. apalagi di kalangan mereka yang merasa sebagai cendekia. kalo saya pergi ke perpustakaan freedom institute saya suka baca jurnal inquiry, yang adalah jurnal intelek. isinya ya yang ribet-ribet gitu. kalo zizek dan latour adalah selebritas, ada juga sepertinya pemikir-pemikir indie yang hanya diketahui oleh cendekia-cendekia hipster yang tidak kita kenal juga. ini kadang bisa bikin hidup jadi lebih susah. setiap kali saya membaca buku, setiap kali saya membaca artikel di internet tentang sesuatu di masa lalu yang saya belum pernah dengar, saya selalu merasa tertinggal. saya sudah ingin selesai dengan persoalan ini. orang gak mesti jadi profesor atau kritikus seni di salihara untuk bisa hidup dengan baik. meskipun, tentu baik juga jadi profesor. ya sudah, toh, kita sudah punya kemampuan berbahasa yang cukup untuk mengatakan semuanya, dan kita sudah cukup tahu bebrapa hal yang perlu kita tahu untuk tetap hidup. masak indomie, misalnya. atau beli gas 12 kg. lagian, dalam hidup mungkin semuanya sudah dikatakan juga. hanya saja cara mengatakannya yang beda. mungkin saja semua yang ada di internet sebetulnya adalah apa yang disebut chomsky: polysyllabic truism. hanya karena ada istilah keren dan ribet, bukan berarti ada isinya, atau isinya itu sesuatu yang sama sekali baru. kadang kala ya orang cuma butuh mengatakan dengan cara lain sesuatu yang sebetulnya adalah fakta keseharian. dan kalopun itu hal yang sepenuhnya baru, ya sudah, toh kita masih bisa masak indomie. lalu kita bisa setel lagunya tom waits, atau nonton family guy atau ngeliatin kalila di sinetron ppt. ini emang kesannya jadinya defeatis banget, mental kalahan, mental medioker dan cundang. tapi, ya, tetep sah-sah saja. ya mungkin saya sudah selesai dengan zizek dan semua intelektual eropa. juga, bahkan dengan chomsky. meskipun, kadang pengen juga sekali dua mengutip mereka biar keren. tapi itu banal dan menggelikan. jadinya, menulis yang begini ini. entah apa orang tahu maksud saya apa.😐

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. hanya karena orang mengerti istilah-istilah atau dia tahu sebuah kata dalam bahasa lain, dia jadi terlihat lebih pintar, yah begitulah kelihatannya. dan sepertinya itu juga hal yang bikin kita gak pede, hm, salah satu hal yang bikin saya harus angkat topi buat soeharto, dia bikin bule2 harus bingung dengar pidatonya di forum internasional, ahahahaha


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: