mesin boneka

June 21, 2013 at 4:37 pm | Posted in katarsis | 4 Comments
Tags: ,

Double-Doll-Machineseperti permainan mengambil boneka di dalam kotak; tidak perduli berapa kali kamu coba, boneka itu akan jatuh sebelum kamu, hanya tuhan yang tahu kapan itu terjadi, bisa mengangkatnya. dan bila saja, karena satu dan lain hal, kamu bisa mengangkatnya, boneka itu akan jatuh di tempat yang salah ketika kamu begitu yakin, begitu pasti bahwa kamu bisa mendapatkan boneka itu, boneka yang sebetulnya tidak seberapa mahal seberapa bagus itu. pada saat itu harusnya kamu sudah tahu kalo pengaitnya memang tidak didesain untuk mengangkut boneka, pada saat itu harusnya kamu sudah mafhum kalo semua itu hanya permainan saja, sebuah trik untuk menguras uang yang bisa kamu buang percuma. harusnya kamu tahu, tapi kamu bebal, kamu keras kepala, kamu selalu ingin mengelak dari nasib, dari takdir—hidup itu lebih kurang seperti itu. mimpi itu sejauh saya pahami ya seperti itu. ada hal-hal yang memang bakal selamanya jadi mimpi, jadi harapan dan keinginan. dan kita akan selalu enggan untuk mengakui bahwa ada skema untuk menggagalkan semua upaya kita, untuk menjadikan kita ‘another loser’ yang percaya bahwa suatu hari boneka itu bakalan terkait dan jatuh di lubang yang benar dan akhirnya kita dapatkan. dunia nyata tidak sama dengan surga, tidak sama dengan dunia fantasi, di mana semuanya serba sempurna, serba sesuai dengan apa yang kita inginkan. seringkali, manusia dipaksa untuk mengeja kembali semua kata yang pernah diucapkannya, hanya untuk mencari tahu bila ada yang salah dengan hidupnya, dengan segala apa yang pernah dilakukannya, segala apa yang bisa disalahkan untuk semua kemalangan yang dia alami. ada kalanya manusia dipaksa untuk menuliskan setiap rasa sakit yang dia alami, setiap kesedihan yang dia alami, biar hidup lebih tertanggungkan. kadang manusia dipaksa untuk mengakui kekalahannya, kekalahan yang terpahit, terperih selama dia hidup. dia tahu dia tak akan pernah menang karena itu dia tak akan berhenti melawan, berhenti mencoba. dalam hidup kita bakal mati berkali-kali, bakal kalah berkali-kali, dan entah kenapa sebagian besar  kita tidak akan pernah mau menyerah, setidaknya di dalam hati.

4 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Man, you really sound like Squidward in this post…

  2. if you’re not like spongebob or squidward then you’re either patrick or mr krab. 🙂

  3. Reblogged this on Berbagi Laman Apik.

  4. udah gitu masih diulangin lagi sampe abis 40rb :p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: