Hahaha

May 6, 2013 at 6:47 am | Posted in gak jelas, katarsis | 9 Comments
Tags:
keep-calm-and-just-say-jancuk-2

Saya kadang pengen jadi tipikal orang pinter di Internet yang jago bahasa Jawa, yang jago ngelawak, yang suka bikin parabel yang cerdas nan lucu. Biasanya tentang orang Jawa yang pura-pura goblok bertanya sama orang bijaksana yang juga pura-pura goblok untuk menyatakan sebuah poin, yang sekilas emang agak goblok tapi seolah-olah kaya makna yang tersirat, yang tersembunyi. Kayaknya lelaki banget bisa ngomong Jawa Timuran yang kasar tapi bijak. Jancuk. Saya pengen bisa bisa ngomong jancuk dan merasa gak enak ngomong gitu. Saya pengen bisa ngomong jancuk dan kemudian merasa kotor. Jancuk! Gak bisa saya! Sedari dulu saya gak pernah bisa ngomong ngen*** dan tidak merasa sangat buruk setelahnya. Fuck you. Fuck you. Fuck you, upbringing! Saya betulan kepengen jadi tipikal orang pinter di Internet yang suka ngomong Jawa dan mengutip kebijaksanaan Jawa yang serba elusif, yang serba melampaui puritanisme Islam. Ini tipe orang pinter Internet yang kayaknya terhormat; beda sama, misalnya, orang pinter yang jago bahasa Inggris, yang suka ada di Pesta Bloger.Β  Ato orang pinter yang suka ada di Twitter, yang twitnya bahasa Inggrisan. Tapi yak kayaknysa susah. Bukan karena saya kurang Jawa, tapi karena saya kurang pinter. Saya lebih bakat jadi orang kota yang manja dan suka ngeluh. Jadi, ya, jancuk sekali memang.

9 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Hai orang kota ! Apa kabarmu……..

  2. Kayaknya saya paham arketipe yang dimaksud. Hanya di saya kok folk wisdom begitu kesannya gak semegah yang disampaikan tulisan ini.

  3. this is thickly veiled sarcasm πŸ™‚

  4. Hwalah! Kalau ternyata satir, tirainya itu bisa jadi tidak setipis yang Masbro kira…

  5. Hahaha

  6. “Sedari dulu saya gak pernah bisa ngomong ngen***”
    .
    Haha jadi inget waktu pertama kali berkunjung ke blog ini beberapa taun yang lalu. Waktu itu gw mikir, “Gentole? Nama apaan tuh? Kenapa ga KONTOLE aja sekalian.” Sambil haha hehe ketawa autis ga jelas.
    .
    True story.

  7. ^ Hahaha πŸ˜€

  8. Jancok, Tuan. Pake “O” bukan “U”. Teriakkan itu dengan nada intonasi dan tingkat emosional paling tinggi yg Anda punya. Niscaya, luar biasaaa… Jancok!! Taek Asu!!

  9. ^ TERIMA KASIH! JAN***! πŸ˜›


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: