toska

August 10, 2012 at 1:29 am | Posted in berbagi, katarsis, refleksi, sastra | 6 Comments
Tags: , ,

nabokov

tiada kata lain yang bisa memerikan segala yang tersirat dari ‘toska’. pada skala yang paling dalam dan paling lara, ia diartikan sebagai kepedihan ruhani yang begitu hebat, yang sering kali hadir tanpa ada musabab yang jelas. pada tingkat yang sedikit lebih ringan, ia semata nyeri di jiwa, kerinduan tanpa ada yang dirindu, rindu yang begitu perih rasanya, gelisah yang mengabur, cobaan jiwa, keinginan. dalam beberapa kasus, boleh jadi toska adalah hasrat akan seorang yang dikenang, nostalgia, perasaan kangen. pada level yang paling bawah, ia tidak lebih dari perasaan bete — perasaan bosan.   

terjemahan bebas tulisan pak nabokov yang saya temui di internet

   

6 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Hampir sama dengan, ketika masa lalu lebih menyenangkan dari sekarang dan masa depan tidak pernah jelas ‘kelihatan’ atau seperti hidup segan mati enggan.

  2. Iya kurang lebih sama. Setuju bung iwan.

  3. Jauh banget jatuhnya dari “ennui” jadi “bete”. 😐

  4. Habis apa? Ada alternatif?

  5. Tadinya sempet pengen menggunajan kata rasa jenuh atau keletihan tapi kkayak gak kena. Agak susah nerjemahinnya emang. Tapi yang penting saya menangkapnya gimanalah. Some words are just untranslatable. 🙂

  6. Kebingungan yang akut, ingin kembali kemasa lalu menjadi tanah atau ke masa depan dengan kehidupan yang lebih baik atau sebaliknya ( lompatan quantum ).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: