Yang Ilahi dari Kita

March 21, 2011 at 6:41 am | Posted in katarsis, refleksi, sastra | 5 Comments
Tags: , , ,

Via Dolorosa/Jalan Penderitaan

Kita adalah Kristus, dengan salib di pundak; menatapi langit, meratapi nasib: Eloi, eloi, lema sabachtani!? Kita pikul salib ini dengan berani, seperti Yesus di Jalan Salib: setiap tetes darahmu, hidupMu. To every man his little cross.

Advertisements

5 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. مسكيفون إني هانيا ساسترا, سايا كوتجوا فادا أندا, بونغ آري هرماوان
    سلاكان فيقول سنديري سالب أندا

  2. siapa bilang ini cuma syair? setiap orang memikul salib di pundaknya masing-masing; konon kata al-qur’an bebannya tak sama. tapi setiap orang punya salibnya masing2.

  3. Si orang Nazaret pun meminggul salibnya sendiri, bukan salibmu

  4. ^ tentu saja 🙂

  5. Tak gendong kemana-mana
    Tak gendong kemana-mana


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: