Internet + Prokrastinasi = Nonton Potongan Video AADC dan One Liter or Tears Sampai Habis di Youtube, Which Should Be More Embarrassing Than Watching Porn (If You Never Think Dian Sastro and Erika Sawajiri Are Innocently Sexy)

January 5, 2011 at 9:07 am | Posted in gak jelas | 10 Comments
Tags: , , , , , ,

Untuk hidupi hidup nan girang/santaikan jiwa janganlah resah!/Ajarlah diri tinggi menjulang!/Ajarlah diri menengok ke bawah!/Nafsu gairah paling mulia/Muliakanlah dengan bestari/Pada tiap kilogram cinta/Tambahkan segram penghinaan diri! — Sajak “Pegangan Hidup” karya Syekh Friedrich Nietzsche

Ada yang sublim dan luar biasa filosofis dari prokratinasi; ada yang tidak bisa dijelaskan dari hasrat menunda pekerjaan, dari enggan menghabiskan hidup yang demikian singkat ini untuk mengerjakan apa yang “harus” atau “wajib”(baca: tidak ingin) Anda kerjakan. Hidup begini singkat. Dan entah kenapa kita begitu ingin menyia-nyiakannya.🙂 Saya tidak mengerti mengapa saya kemarin berakhir menonton video AADC dan One Liter of Tears di Youtube (meski bufferingnya lama) ketika saya semestinya merancang masa depan saya secara apik, dan serius! Coba pikir. Mana yang lebih sia-sia? Berkerja atau bermalas-malasan? Bekerja takmesti bahagia, tapi produktif. Bermalas-malasan takmesti produktif, tapi sangat membahagiakan! Susah menjawabnya. Kata Nietzsche, kita mesti senantiasa girang, senantiasa benafsu untuk hidup, dan mencinta, dengan sedikit penghinaan diri, agar bisa hidup sepenuhnya. Ini sebuah advis yang sangat menggairahkan. Tapi sulit sekali dikerjakan. Di zaman Internet kayak begini; orang lebih suka/sering mengendap di dalam kamar, membaca blog orang, melihat video porno atau menulis puisi yang tidak ada artinya, yang tidak ada inspirasinya: sebuah puisi untuk puisi! Di dunia di mana segalanya bisa dikopi dan diulang semaunya; manusia bebas melakukan apa saja, bebas meminta Cinta (Dian Sastro) berlari mengejar Rangga di Soekarno Hatta untuk keseribukalinya; bebas merasakan kepedihan Aya (Erika) lagi dan lagi ketika tidak ada yang membelanya kecuali Asokun dalam sebuah video yang diberi tag adegan paling menyentuh dalam film One Liter of Tears. Ada yang tidak bisa dijelaskan dari prokrastinasi, dari hasrat untuk melakukan apa yang kita mau, meskipun sebenarnya kita tidak pernah tahu apa yang kita mau kecuali bahwa kita mau kita tidak mengerjakan tugas itu segera, dan berfikir dengan demikian kita bisa merasa tak menyia-nyiakan hidup — dengan menyia-nyiakannya lebih jauh. Entahlah. Ini bukan justifikasi untuk menggagalkan hidup secara sengaja juga. Entah bagaimana caranya saya bisa berakhir menatap puluhan gambar Scarlett Johannson dan Monica Belucci ketika saya semestinya merancang masa depan saya secara apik, dengan serius! Payah. Kali memang begitu, hidup ini begitu tragis, ironis. Dan saya menyalahkan Internet untuk itu.

10 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. [membayangkan] versi 140 karakter dari tulisan ini…

    baru keliaran di yutub, nonton 1LoT dan AADC lagi. padahal harusnya ngurus masa depan. kampret! #prokras #katarsis #semuasalahinternet

    i-it works!😯 *dikeplak*

  2. Multi-tasking dong…

  3. saya juga baru nonton DTK di youtube, yang main juga dian sastro. tapi kok saya ndak merasa itu hal yang sia-sia ya, payah dong saya..😀

  4. @sora: wah, hebat!! *dasarsaintispragmatis
    @amd: pegimana?😛
    @peristiwa: wah bagus kalo gak merasa sia-sia!

  5. Mas Gentole menyadari itu sia-sia dalam rentang waktu sehari?😀
    Saya, mungkin banyak juga, yang menyadari kesia-siaan dalam hitungan bulan, bahkan tahun, atau nggak pernah ntar mungkin nanti setelah kena batunya baru deh merasa😆

  6. @sweet martabak: actually it took me years as well🙂

  7. Yeah, better to idle well than work badly——(Proverb), even Grotius said that he has spent his life laboriously doing nothing.

  8. dan prokrastinasi rasanya semakin “berkualitas” kalo ngelakuin hal-hal yg paling gak berkualitas :p (filmnya cheesy sekali, kecuali..ehm.. rangga)

  9. Kata Nietzsche, kita mesti senantiasa girang, senantiasa benafsu untuk hidup, dan mencinta, dengan sedikit penghinaan diri, agar bisa hidup sepenuhnya.

    .
    yup saya sependapat dengan si engkong:mrgreen:
    .
    dikatakan sia2 itu ketika tidak ada sesuatu pun yg di peroleh alias nihil.
    .
    dalam rentang belasan tahun pun sesuatu yg dikira sia2 bahkan cenderung destruktif kalo perolehan jauh lebih berharga dari itu semua siapa yg mau protes ???
    .

    Saya tidak mengerti mengapa saya kemarin berakhir menonton video AADC dan One Liter of Tears di Youtube

    .
    sekarang mungkin masih berasa itu sia-sia tapi siapa tahu setahun atau sekian puluh tahun ke depan kita menganggap bahwa itu adalah bagian dari suatu proses yg begitu berharga.
    .

    adakalanya pengertian itu datang belakangan kawan, tidak mesti harus mengerti saat itu juga😀
    .
    jadi balik lagi ke nasihat si engkong paculah hasrat sekuat mungkin…!!! setinggi mungkin….!!! selagi ada kesempatan toh gak ada yang sia2 meskipun tentu ada bayaran nya , masa pengen gratisan😆
    .
    bisa jadi pencerahan itu muncul ketika kita dah bosan bergelut dengan kesedihan , kebencian , amarah ataupun dendam.
    .
    jadi teringat kisah drupadi yang keramas dengan darah dursasana dalam kisah perang baratayudha yg mana itu adalah proses akhir dari jalan pencerahan nya .
    .
    mungkin kalo d pikir2 kelakuan drupadi tuh jauh tidak bisa dimengerti lagi ketimbang nonton AADC.
    .
    pencerahan kok lewat dendam sihh 😆

  10. One Liter of Tears
    karakter Asoukun hanya rekaan, dimunculkan supaya ceritanya menarik, eheheh, tetapi dari situ saya jadi demen ma Nishikido Ryo, ahahahaha


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: