Dari Surga

November 29, 2010 at 11:26 am | Posted in agama, filsafat | 8 Comments
Tags: ,

“Baik dan jahat cuma prasangka Tuhan,”  ucap si ular, lalu menghilang.

Nietzsche dalam Syahwat Keabadian (Kumpulan sajak-sajak beliau; terjemahan langsung dari Jerman oleh Agus R. Sarjono dan Berthold Damshauser)

Advertisements

8 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. tulisan itu dibuat setelah Nietzsche membaca Marquis de Sade

  2. ^
    Sampai saat ini saya masih menghindari Marquis De Sade, meskipun ada saya lihat edisi Penguin popular yang murah itu. Btw, ini sudah di Belanda lagi, ya? Terus btw lagi, itu seri terjemahan puisi Jerman oleh oleh Sarjono dan Damshauser bagus banget. Nyesel juga gak beli Goethe. Eh tapi gak tau juga, yang bagus Nietzsche atau penerjemahnya. Karena yang Rilke tak terlalu bagus. 😛

  3. Marquis de Sade emang kelas berat, bikin mules, filfasat dan omong-omong soal Tuhan diselipkan di antara fantasi seks anal (masa itu diancam hukuman mati di Perancis).

  4. Anu… Itu… Agus R. Sarjono itu penyair paporit saya 😀
     
    *eh?

  5. lalu apanya yang dari surga?

  6. Eh, payah, blognya ndak ada saljunya, ndak kayak saya 😛

  7. Masuk akismet ya… Cuma mau bilang, kemarin pas ada recital kumpulan puisi, september lalu, saya ikut nonton… *infogakpenting*

  8. @illu
    .
    Hoah. Gak deh.
    .
    @aris
    .
    Kamu ada bukunya yang mana?
    .
    @isma
    .
    Errrrr…iblis?
    .
    @amd
    .
    Gak ada apa2 di akismet, med. 😛


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: