We’re All Perverts in Cinemas

May 9, 2010 at 1:20 am | Posted in ngoceh | 9 Comments
Tags: , , ,

She's not a friend of Abu Sayyaf.

I feel sorry for Mrs. Robinson. I wish Elaine never existed.

She's about to die.

And, yes, weโ€™re all turned into a rapist, or at least a Peeping Tom, when that lady in Psycho enters Room No. 1 and begins to take her clothes off. Oh, s**t, for a second, you wish you were Norman Bates! (watching this film after The Graduate is a bad idea, especially when you know a little about what Freud was saying or think that the Sangkuriang legend should never be told to elementary school students who miss their mothers while at schools.)

Mbah Grace

Grace Kelly in The Rear Window is beautiful,

but, strangely, you always want to look out the window, right?

9 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿ˜ฎ

  2. Pervert? Me? Hehe, ya mungkin jg.
    Itu gambarnya wanita cantik semua..yg ketiga paling cantik keliatannya *ngawur*

  3. @asof:๐Ÿ˜€
    @emina: oh, ya, mbak juga? *keder*๐Ÿ˜•

  4. Aduh bule semua…

  5. Hehe, sbnarnya krn ga tau ini postingan ngomongin apa, jd asal bunyi aja *ditimpuk*
    Ketauan kalo sy bhs inggrisnya pas pasan T.T

  6. @lambtz: emang kenapa?
    @emina: hooo…hahaha semakin banyak yang bingung mau komen apa di blog ini. makin ndak jelas memang.๐Ÿ˜›

  7. I feel sorry for Mrs. Robinson. I wish Elaine never existed.

    Who’s Elaine?๐Ÿ˜•
    .

    or think that the Sangkuriang legend should never be told to elementary school students who miss their mothers while at schools.

    ๐Ÿ˜†
    Sepertinya ada yg berpikiran sama๐Ÿ˜›
    Legenda lokal itu memang tak layak diceritakan sebenarnya. Salah satu legenda mesum tentang beastiality (Dayang Sumbi kawin dengan anjing bernama Tumang) serta inses dan oedipus complex (Sangkuriang jatuh cinta dengan ibunya sendiri yang tentu lebih tua dari dirinya). Pendidikan seks terselubung. Laknat!
    *halaah*๐Ÿ˜†
    .
    Ah ya, yang paling cakep dari semua itu memang Grace Kelly. Wajah sensual berambut blonde khas tahun lawas. Sinema memang mengarahkan lelaki (?) utk menjadi horny๐Ÿ™‚
    .
    *Ini komen juga ada unsur bingungnya mau komen apa*:mrgreen:

  8. –mas gen–
    bukaaann..bukan begitu gitu mas gen. saya ga bermksud gitu lho..setiap tulisan mas gen keren-keren kok. cuma yang ini saya agak telat ngeuh-nya, baru bener2 ngeuh waktu baca komen mas alex itu.

    eh btw..ngomong2 soal pervert…yang pervert itu itu tuuuu orang ituuu *tunjuk2 seseorang*:mrgreen:
    pdhl saya pernah terjebak oleh orang tersebut karena mengatakan sesuatu dan dia bilang “kalau gini siapa yang pervert coba?”
    jadi maksutnya saya yang pervert…. *nangis di pojokan*

    sekali lagi, lagi dan lagi, meskipun pernah dijelaskan oleh mas fritz ttg isi otak laki2, tapi kaum adam itu memang mudah menjadi pervert oleh film dgn banyak wanita cantiknya dengan mengumbar tubuh ya…๐Ÿ™„
    *lah jadi membahas pervert*

  9. @alex: elaine itu anaknya mrs. robinson. mending nonton filmnya aja, lex. judulnya the graduate. soal sangkuriang yah begitulah.:mrgreen:
    @emina:ya tidak apa-apa mbak mina.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: