Elora

April 22, 2010 at 6:33 am | Posted in iseng, katarsis, sastra | 9 Comments
Tags: ,

ELORA

Ini Ofelia

Aku dibuat murka oleh bibir merah jambu; wajahnya, lehernya. Elora.

Ketika jendela beranjak gelap;

tidak ada siapa-siapa.

Di sini hanya ada Kau. Elora, pegelangan tanganmu, nafasmu – airterjun yang berguguran; mengalir deras di setiap lereng dan jurang dan tebing yang senantiasa terjal dan curam

di tubuhKu.

9 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. titip salam buat Elora… 🙂

  2. boobs…

  3. Elora…
    Bisa minta nomor HaPe-nya, Mas? :-“

  4. @zeph: hehe…imajiner, Mas.
    @Ary: hus!
    @frozen: HUSS!

  5. Bingung tidak melihat “lagu” ataupun “musik” di categories maupun tags

  6. @lambrtz: hus!

  7. BTW BTW, sajak ini erotis juga nih. Sastra selangkangan? 😕 *minggat*

  8. @lambrtz: wah erotis yah? pantas Aris minta no HP-nya. 😛

  9. Jadi ingat tokoh game….
    Tapi siapa ya?? Lupa lupa ingat. ❓


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: