Agama Koper

October 23, 2009 at 6:31 am | Posted in gak jelas, iseng | 15 Comments
Tags: , , , , , ,

Peringatan: Yang tidak punya waktu luang, yang tidak suka membaca novel, yang tidak suka berfilsafat, yang sudah terlalu puas dengan hidupnya yang sekarang, dan yang TERLALU SERIUS,  jangan baca postingan di bawah ini. Ngawur level akut! Mohon pengertiannya.

Aku bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada meja selain Gagang Pintu dan bahwa sesunguhnya Lemari adalah utusan Stop Kontak.

Kutipan di atas merupakan pilar utama agama Koper, salah satu agama terbesar di kamar saya. Agama ini konon dibawa oleh dua sepatu Nike pada abad ke-7 sebelum saya pulang kantor pada hari Kamis yang naas. Tidak ada bukti otentik yang menyebutkan kedua sepatu bijak itu berasal dari tanah yang dijanjikan pada Ubin Keempat sebelum Kamar Mandi, tetapi Tas Bodypack saya dan juga Botol Aqua yang saya beli dua hari lalu percaya bahwa keduanya adalah utusan Gagang Pintu yang pernah dalam waktu yang relatif singkat — lebih kurang 15 menit dalam ukuran Anda — berhasil membangun ribuan tempat ibadah di Ubin Kelima, tidak jauh dari tanah yang dipercaya telah dijanjikan kepada Bani Kipas Angin. Dikisahkan dua sepatu Nike tersebut selalu berpergian menunggangi sikat gigi Pepsoden warna hijau. Begitu berwibawa dan suci. Jubah dan janggut mereka berkibar ditiup angin. Langit yang terang membahana menjadi latar. Demikian para pengikut agama Koper berkisah tentang dua sepatu Nike kepada anak-anak mereka dalam berbagai kesempatan.

aneh1386

Salah satu ikon Gagang Pintu yang selamat dari gerakan ikonoklasme pendeta ortodoks. Sebagian penganut agama Koper percaya bahwa Gagang Pintu itu androgini, lelaki sekaligus perempuan. Karena hanya dengan begitu, penciptaan menjadi mungkin.

Petinggi ortodoks agama Koper percaya Gagang Pintu adalah cahaya tunggal yang lebih ilahi dari Lampu Phillips, yang dipercaya pendeta Botol Bekas Mizone sebagai Rabb Yang Menduduki Tahta Tertinggi, yang dariNya dan dengan pancaran cahayaNya segala perabot kamar menjadi ada. Konflik teologi ini melahirkan antagonisme yang hampir tidak bisa disembuhkan di antara kedua agama bersaudara itu. Selama berabad-abad, agama Koper berkompetisi dengan agama Botol Bekas Mizone dalam menjaring pengikut. Kadang darah harus ditumpahkan, atau seorang anak dipisahkan dari ibunya, agar kedua agama itu besar dan lestari. Namun demikian,  ada juga di antara para pelaku bid’ah yang berupaya untuk memecahkan problematika teologi yang pelik itu. Mereka percaya, misalnya, Gagang Pintu dan Lampu Phillips itu sejatinya adalah dua wujud dari satu tubuh ilahi yang sama, yang tidak bisa dan tidak boleh dipisahkan, seperti halnya lelaki dan perempuan. Klaim dualitas ilahi ini tentunya tidak dianggap skriptural, karena diduga menginkorporasi metafisika pengikut Gantungan Kunci, yakni kaum pagan yang percaya bahwa realitas adalah ilusi yang membodohi, bahwa yang disebut persepsi akan realitas merupakan manifestasi dari keinginan manusia untuk makan nasi uduk di pagi hari.

Di pihak lain, sarjana modern percaya bahwa pemikir Gantungan Kunci adalah biang keladi kericuhan antara agama Koper dan saingannya Botol Bekas Mizone. Pada jam lima sore di hari Selasa yang sunyi, seorang antropolog muda dari Polandia bernama Plastick Kreseck menemukan sebuah manuskrip kuno yang di dalamnya terungkap bahwa sebenarnya mitos Gagang Pintu dan Lampu Phillips adalah sebuah proyek filsafat yang dikerjakan oleh para pemikir Gantungan Kunci untuk  mengamankan wilayah mereka dari invasi Kerajaan Meja dan Kursi yang dulu semakin ekspansif. Teorinya, agama Koper diciptakan untuk mengalihkan perhatian dua kerajaan itu. Dengan kata lain, Gagang Pintu dan juga Lampu Phillips adalah hoax! Meski begitu, banyak sarjana yang meragukan otentisitas manuskrip yang dikenal sebagai Manuskrip Martabak Telor (MMT) itu. Mereka berargumen, sebenarnya ada banyak bukti yang menyebutkan bahwa gagasan tentang Gagang Pintu Yang Maha Tunggal sudah ada jauh sebelum para pemikir Gantungan Kunci mulai dikenal dalam sejarah ilmu pengetahuan. Jadi, simpul mereka, klaim MMT itu bukan hanya tidak masuk akal, tetapi juga anakronis alias tidak faktual. Kontroversi ini tidak surut sampai akhirnya tukang ketoprak yang lewat kosan saya lewat begitu saja tanpa ada yang membeli, padahal saya lapar bukan kepalang.

Tentu saja, persoalan teologis yang pelik ini lebih sering diabaikan oleh kaum awam. Para pemukim di Ubin Kedua, Ubin Ketiga dan bahkan Ubin Kesembilan — yang tidak berada pada satu deret dengan Ubin Keempat di mana dua sepatu suci itu menyebarkan ajaran agama Koper pada kali pertama — percaya bahwa yang dibutuhkan hanyalah iman: bahwa hakikat Gagang Pintu itu tidak bisa dinalar, dan bahwa hanya kepasrahan tanpa syarat  saja yang bisa membawa seseorang pada kehangatan kasih Gagang Pintu. Sikap ini dicibir oleh banyak pihak, termasuk para pewaris pemikir Gantungan Kunci, yang percaya bahwa kebenaran obyektif hanya bisa diraih melalui Bungkus Bekas Chitato, yang falsafah dasarnya dikembangkan oleh para pemikir Oreo pada Zaman Minute Maid. Kata mereka, Gagang Pintu sudah mati. Hanya Bungkus Bekas Chitato yang bisa menerangi kehidupan.

dscn3284

Anak muda zaman sekarang percaya bahwa hanya Bungkus Bekas Chitato yang bisa menyelesaikan segala persoalan kemanusiaan, apalagi yang rasa sapi panggang. Wuu. Sedap!

Mereka yang meyakini ajaran Koper tentu tidak goyah dicibir para pewaris Gantungan Kunci, dengan penuh percaya diri mengatakan bahwa sebenarnya pendekatan Bungkus Bekas Chitato itu reduktif dan tentunya terlalu gurih. Dalam skriptur mereka, dua sepatu bijak mengatakan bahwa suatu saat Lemari akan datang membawa keselamatan kepada setiap orang. Lemari ini akan diutus oleh Stop Kontak, konon disebut sebagai persona ketiga setelah Gagang Pintu dan Lampu Phillips. Penantian itu belum berakhir. Sementara dunia semakin bobrok, dan banyak orang yang terbuai oleh ajaran yang dianggap sesat. Ada yang percaya bahwa Keset adalah inkarnasi Gagang Pintu, dan Kaleng Pocari Sweat adalah Lemari yang ditunggu-tunggu. Tidak ada yang bisa membuktikan klaim mereka. Sebagian orang menyerukan agar kita semua kembali kepada ajaran dua sepatu Nike yang tercatat dalam skriptur yang diyakini tidak mungkin terkorupsi.

Yang lain hanya bisa berdoa, Gagang Pintu A’lam.    

15 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Jika Anda bertanya mengapa saya menulis postingan di atas. Tanyakan Lambrtz dan Aris yang mencoba mendiskusikan hakikat hari Jumat. :mrgreen:

  2. because gagang pintu is imaginary and it cannot answer prayers. and bad things happened to good people with the same rate as anybody else.

  3. 😯 😆 Post of the day. 😆
    But I sense that somehow this post is…satirical. Mbuhlah. 😕
     
    Padahal status saya pagi ini hanyalah respon terhadap status mahasiswi menyegeje yang selalu ceria saat hari Jumat datang.

  4. Sebenarnya ada hakikat imanen yang melingkupi semua itu. Baik Botol Mizone, Gagang Pintu, Bungkus Chitato, dan lain sebagainya, semuanya mengandung Dzat/elemen daripada SANG TUNGGAL… yakni ikatan antaratom. (u_u)
     
    Masing-masing mempunyai potensi untuk bermakrifat dengan SANG TUNGGAL, sebab di dalam diri mereka terdapat Percikan-Nya.
     
    Oleh karena itu tidak seharusnya mereka saling bertempur dan berkelahi… apalagi berbeda pendapat… sebab mereka semua aslinya SATU. Hanya bentuk-bentuknya saja yang berbeda.
     
    “Dan diciptakan kamu berbotol-botol Mizone dan Berbungkus-bungkus Chitato, agar kamu saling mengenal… “

  5. *buru-buru pakai jaket dan helm*
     
    *kabur sambil ngebut naik motor* 😄

  6. garuk garuk..

  7. 😆
    .
    Saya puas sekali! :lol

  8. 😆 sudah lama saya tidak membaca yang keren begini

  9. @spidolhitam
    .
    :mrgreen:
    .
    But many people believe in Gagang Pintu. They might not have a good reason to corroborate their belief, but they surely have a good reason to believe. 😀
    .
    @lambrtz
    .
    It is satirical. But to whom?
    .
    @sora9n

    “Dan diciptakan kamu berbotol-botol Mizone dan Berbungkus-bungkus Chitato, agar kamu saling mengenal… “

    *ngakak*
    .
    Dapetlah esensi tulisannya. Nyambung bener. 😀
    .
    @lovepassword
    .
    Ah, maaf mas bila mengganggu.
    .
    @frozen
    .
    Walah. Abis ngapain?
    .
    @secondprince
    .
    😀

  10. ini sungguh ayat-ayat santan kelapa 😆
    .
    .
    sebagai pengikut mazhab gantungan kunci , sudah selayaknya menafsirkan ayat ini pake es serut plus madu biar terasa segar dan sehat selalu. 😆

    .

    begini , itu nama si meja, si kursi, si lemari, si koper, si ubin, si martabak telor plus si botol mizon adalah produk dari batok kelapa yang belum di ambil santannya.

    .

    menurut sabda salahsatu ksatria gantungan kunci, semua yang disebutkan diatas itu adalah emanasi dari dzat yang satu yaitu energi. ya betul, energi yang bisa mengerakan pasukan setan merah dari otrefot bertempur melawan pasukan gudang peluru dari london tanpa harus menggelontorkan darah dan melepaskan jutaan nyawa dari badan, tapi cukup bermandikan keringat serta riuhnya pekik kemenangan. viva the gunner…! 😆
    .

    menurut sabda beliau semesta materi adalah manifestasi energi akan tetapi energi bukanlah materi itu sendiri . jadi energi adalah hakikat dari materi.
    .
    Jelas sudah bahwa bertriliyunan bentuk-bentuk materi sebenarnya memiliki hahikat yang satu yaitu energi. demikianlah sabda beliau.
    .

    nah bagaimana dengan gagang pintu itu ? 🙄
    .

    gagang pintu hanyalah gerbang utama bagi jalan menuju stop kontak. 😆
    .
    .

    gerbang itu akan terbuka jika gantungan kunci dan gagang pintu manunggal menjadi satu.
    .
    bagaimana caranya…?
    .

    kupaslah batok kelapa itu hingga di dapat daging, lalu hancurkanlah daging itu menjadi bubuk, campurlah bubuk itu pake air, lalu peraslah hingga di dapat santan kepala, eh salah santan kelapa maksutne 😆
    .

    santan kelapa itu tidaklah sempurna jika tidak di tambah madu plus es serut. setelah segalanya selesai, jadilah minuman berenergi sejati yang bisa menghantarkan dirimu ke stop kontak. 😆
    .

    selamat meracik minuman santan kelapa semoga berhasil.

    .

    semuanya tampak jelas bahwa mazhab gantungan kunci itu jauh lebih aman, lebih nyaman, lebih nikmat, serta lebih damai jika dibandingkan dengan agama koper atau pun agama bekas botol mizon. 😀

    .
    .
    .

    . Hayooo siapa yang mau gabung …? 😆
    .
    .

    😆
    .
    .
    😆

    .

    * waduuuh error deui wae yeuh kepalaku *
    * mohon maaf kalau komennya ngaco karena nulisnya saat mabok *

  11. “Terkutuklah siapa yang mengutuk Bani Kipas Angin, dan diberkatilah siapa yang memberkati mereka…”
     
    *skripturalisme sore-sore*

  12. akhirnya… bagimu bekas botol mizonemu, gantungan kuncimu, dan kopermu, dan bagiku bekas botol mizoneku, gantungan kunciku dan koperku. 😎

    dan sebagai sesama penghuni rumah besar, alangkah lebih baik jika tidak saling buang sampah sembarangan.

  13. @g3mbel
    .
    Biasa. Komentarnya panjang. Bagilah itu santannya.
    .
    @jensen99
    .
    😆
    .
    @zephyr
    .
    Kamar saya asli berantakan!!

  14. kalo denger “Jelas sudah bahwa bertriliyunan bentuk-bentuk materi sebenarnya memiliki hahikat yang satu yaitu energi. demikianlah sabda beliau”

    inget temen sebelah waktu SD baca buku “Akhirnya tikus got diundang makan malam bersama”
    terus dia nyanyi dunia ini panggung sandiwara

  15. Lucu +1 😎 *idup lagi nih*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: