Berita Duka Dari Aceh

September 18, 2009 at 6:59 pm | Posted in curhat, katarsis | 16 Comments
Tags: ,

Menjadi ateis dan hidup belepotan dosa itu lebih baik daripada menjadi bagian dari satu masyarakat yang mengatakan ‘iya’ kepada praktik hukuman rajam. Itu prinsip saya. Titik. Karena tidak ada, tidak ada satu alasan pun, yang bisa saya terima, untuk menjadikan benar suatu perbuatan yang menurut saya bengis; suatu perbuatan yang membuat saya mengerti mengapa ada segolongan orang yang menuntut agama Ibrahim (Yudaisme, Kristen, Islam) dihapuskan dari muka bumi ini. Karena barbarik, tidak manusiawi, dan memuakkan. Saya terkejut. Saya malu. Saya marah. Saya sakit hati. Saya kecewa. Sedih. Aceh? Mengapa? Saya tidak mengerti. Benar-benar tidak mengerti.

Saya sudah membaca beberapa tulisan tentang hukum rajam; baik dalam literatur Islam maupun Yudeo-Kristian. Saya tidak akan menjabarkan dalam tulisan ini satu alasan pun mengapa saya menentang hukum rajam, kecuali dalam komentar, bila dianggap perlu. Karena, seperti yang sudah saya bilang dulu, hukuman itu sudah terlalu keji. Hukuman mati dengan cara apapun saya tidak setuju, apalagi dengan cara dirajam seperti yang dikatakan dalam hadist Nabi, yang mutawwatir sekalipun. Hari ini saya berharap orang Islam jadi inkarus sunnah semuanya dan hidup bahagia dalam Tauhid.

*kerasukan bloger sepuh*

Selamat Idul Fitri, kisanak, apakah Anda setuju hukum rajam?

Advertisements

16 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. MOHON MAAF Lahir dan Batin …

  2. Bahkan untuk memotong hewan kurban pun diharuskan secepat mungkin meloloskan nyawa si hewan spy jangan menderita.

    Mohon ma’af lahir dan bathin.

  3. Dengan segala semangat mengasihi atas semua keyakinan yang ada di dunia, TOLAK HUKUM RAJAM!!!

    Met lebaran yak 😀

  4. Met lebaran semuanya
    ‘mohon maaf lahir bhatin.

  5. Met lebaran, mohon maaf lahir batin
    .
    Hentikan hukum rajam dan
    jadilah vegetarian 🙂

  6. @all

    Selamat Idul Fitri juga.

    Semoga UU itu dibatalkan pemerintah pusat.

  7. Ini lelucon di buletin kampus sewaktu saya ikut ospek:
    .
    Alkisah ada perempuan yang kedapatan berzinah. Ia ditangkap warga dan dibawa ke hadapan Yesus. (Sepertinya pada jaman itu pun hukum rajam sudah jadi kontroversi.) Lalu mereka bilang: “Guru, Musa dalam hukum Taurat memerintahkan perempuan semacam ini dilempari batu. Bagaimana pendapat Guru?”
    .
    Jawab Yesus: Barangsiapa tidak pernah berbuat dosa, dialah yang melempar batu pertama.”
    .
    Orang-orang itu pun membubarkan diri. Tapi tiba-tiba sebuah batu melayang. “Auww!” jerit perempuan yg berzinah itu. Kepalanya benjol.
    Yesus terkejut dan melihat ke arah pelempar batu. “Aaah, Bunda. Jangan ikut-ikutan dooong.”
    .
    .
    Met Idul Fitri. Mohon Maaf Lahir dan Batin.

  8. ^
    .
    Thanks, mas.
    .
    Btw, saya sudah dengar dari pacar saya joke yang itu.
    .
    Menurutku garing. :mrgreen:

  9. Terlalu bermuatan lokal memang, mengandung prokontra katolik-protestan soal maria berdosa atau nggak. Di buletin yg saya baca itu ada ilustrasinya, dan Maria sedang memilih2 batu kedua yg paling besar.

  10. Ya, saya juga menduga ada pro-kontra itu. Itu joke lebih marak di kalangan Protestan? Saya cerita joke-nya Joko Pinurbo tentang celana Yesus dan Hari Paskah to my girlfriend; dia gak ketawa. Itu joke orang Katolik kalih. 😀

  11. Teorinya sih katolik yg butuh lebih banyak joke. Buku2 humornya banyak dikatapengantari oleh pejabat keuskupan. Film Pink Phanter terbaru kayaknya termasuk yg direstui vatikan. Tapi ada juga gereja kristen yg ketawa-ketiwi itu hukumnya wajib, yaitu gerejanya pacar saya. Kapan2 saya bawa perekam… tapi joke nya ga jauh dari lelucon dgn tokoh orang batak, manado dan papua. Kayak kaset2 warkop tempo dulu.
    .
    Soal Aceh, segala yg ekstrim sepertinya musti dimunculkan terlebuh dahulu, seperti pecahnya bisul mengawali kesembuhan. Mengapa harus Aceh? saya tidak tahu. Seperti halnya mengapa Aceh yg mengalami Tsunami. Mungkin karena Aceh merasa(?) dirinya spesial, sehingga harus mengalami yg spesial juga. Gajebo :mrgreen:

  12. Ya…,gak pa pa lah. itung-itung buat studi banding dengan bagian indonesia lain.
    and biar gimanapun,aceh memang punya sejarah yang sedikit beda dengan bagian indonesia yang lain.

  13. betul betul betul™

    Tapi andai hukuman rajam diarahkan buat para koruptor, sepertinya cap jari saya sebagai tanda setuju bakal ada di urutan pertama.

    /membayangkanIndonesiasepertiChinadalammenindakkoruptor

  14. kalo para pastor yang diajak becanda aneh-aneh gitu malah ngakak-ngakak semua :mrgreen: yang suka ngamuk ga keruan malah kaum awamnya. kesimpulan: silakan dipikirkan sendiri 🙂

  15. I am quite sure this is a good news for you. 😀
     
    (Tadinya mau nulis, “I’m not sure whether this is a good news for you”)

  16. ^

    Itu bukan berita apa-apa. Lah wong mereka gak didengerin. Sama aja kayak saya menulis di blog. 😦


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: