Mengapa Saya Tidak Fesbukan

March 25, 2009 at 2:58 am | Posted in katarsis | 30 Comments
Tags: ,

facebook

Saya pikir hidup saya masih cukup layaklah untuk dipajang di Facebook. Saya bukan pecundang; Saya punya pekerjaan yang kata sebagian orang keren; Selera musik saya juga bukan selera musik rendahan; Saya bisa sebutkan sederet musisi yang saya yakin Anda belum pernah dengar; yang musiknya dan juga liriknya dalem banget. Buku-buku yang saya baca juga lumayan seksi [bahasa Inggris lo!], pokoknya layaklah dipajang di Facebook. Dan, oh, ya, saya sudah lebih dari sekali ke luar negeri! Ada kok foto-fotonya! Tampang saya mungkin tidak terlalu meyakinkan, tetapi, hey, kan ada banyak program foto editor.😀 Pokoknya saya layaklah bikin akun Facebook; apalagi temen-temen sudah banyak yang nginvite!

[Irony off]

Okelah, di blog orang bisa narsis juga sekalipun ia memilih untuk menggunakan alias bukan nama asli; tapi Facebook itu bagi saya, beneran, terlalu vulgar; terlalu seronok; terlalu pornografis. [UPDATE: Maaf bila menyinggung perasaan.]

30 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. kan ada banyak program foto editor.

    😕

  2. hey i like this post, even without the update, even though i’m a facebooker:p
    i’m eager to see why people are not on facebook, and i love knowing that not all of anti-facebooks are losers :p
    tapi posting ini menunjukkan kenarsisan kok, as if satu posting ini sudah “mencakup” sign up facebook sekaligus update foto-foto, pamer buku, musik, dan status :p
    anyway, gw dukung kok!

    (penghujat facebook tapi gak kuasa deactivate account hehehe)

  3. sebagai orang yg sangat narsis, saya lumayan tersinggung. hehe.
    but still, you should join facebbok. you can run but you can’t hide.😀

  4. We are borg facebookers. Resistance is futile. You will be assimilated.

    .
    Borg standard greetings – Star Trek.

  5. *damn fesbuker semua yang dateng*
    .
    @lambrtz
    .
    Apa? Soto mana soto? *nagih*
    .
    @alia
    .
    Emang anti-fesbukers pecundang semua? Is that really what you bloody narcissists think of us!!!!?:mrgreen:
    .
    @irene
    .
    Yeah, almost everybody’s there now.😕
    .
    @dnial
    .
    Ah, tidaaaaaaak!

  6. hahaha.. facebook, or not to facebook?

    i chose to facebook.

    ;D

  7. Ahaha… Another r

  8. Bah! Ngetik di hape rusak begitu jadinya.Hapus saja, Gen!😡

  9. saya ga suka network jalinan pertememanan gitu
    emang sempet buat akunnya, fs maupun fb, tapi langsung ditinggal tak pernah di urus. malessssss…ga asik seh:mrgreen:

    ah, itu kan selera, kang gentole. klo yang tergila-gila fb ya silakan, klo anti ya silakan juga. ga ada ruginya.

  10. awalnya karena ajakan alumni SMP, eh ternyata “gitu-gitu” aja sih. tapi ada banyak gim lho… saya login seringnya buat maen aja:mrgreen: dan tetep gak ngololin foto… berarti gak narsis dong.😎

  11. Itu… komen ane yang rusak itu… intinya begini: Facebook ini pengulangan dari trend Friendster dulu, dan gugatan yang mempertanyakan guna facebook seperti postingan ini yang menentang plurk dan postingan lain tentang facebook itu, juga perulangan dari penentangan dahulu kala terhadap friendster yang 68% ™ itu palesu:mrgreen:
    .
    Benar-benar tak ada yang barukah di bawah matahari ini, Gen?😀
    .
    Pilihan, Gen. Pilihan. Life is just a game, dan tiap individu memainkan menurut seleranya masing-masing.
    .
    Saya juga agak-agak malas ini sama jejaring sosial. Konon mengumpulkan ratusan-ribuan teman di jejaring sosial menandakan strata gawul-nya seseorang. Tapi… yah, itu bukan urusan para tetua blogger2 yang bijaksana orang macam saya utk meributkan.
    .
    Selamat hari Rabu, Ki Gentole. Sudahkah anda bikin fesbuk? Please… add me as soon as possible…😆
    *dibenam di pasir curian Singapore*
    .
    @ Sitijenang
    Idem, Kisanak. Sudahkah kisanak mencoba main Rock Legends? Sungguh kisetnya… tak naek2 levelku😛

  12. @ Abuya Tgk. Alex©
    belom coba tuh. paling maen Tycoon aja… pura-pura jadi pemilik modal dengkul.😛

  13. SAYA TERSINGGUNG

    *DUH KEPSLOK RUSAK*

    *kepslok dah bener*

    Sebagai pengguna pesbuk saya tersinggung😛
    btw bang, bikin gih akun pesbuk trus jangan lupa add saya yah😉

  14. Really? Padahal orang sekaliber Slavoj Zizek, Jubing, GM, hingga chief editor di mana Anda gawe, pada punya account pesbuk tuh😀
    *dan bukan mustahil, kekasih Anda pun punya akun Facebook*❓
    .
    Tapi tak perlu dirisaukan, karena dari dalam hati saya yang paling dalam, tidak terucap sedikit pun sinisme seperti… ini: “HARI GIIINI BELUM PUNYA FACEBOOK???!!!”
    .
    u_u
    .😆

  15. kenapa curhat di sini Gen? Dimarahin pacar ya karena kamu ga bisa di-add di Fesbuk?😕
    .
    Saya punya akun sekedar buat lihat foto-foto narsis saya yang dipasang kawan dalam hidup asli, tapi astaga bisa-bisanya ditemukan sesama blogger, jadi imel langsung diganti, ga usah cari saya di fesbuk sok beken betul euh😎

  16. @lonely wanderer
    .
    Sejauh ini iman saya masih kuat; masih belum mau fesbukan.
    .
    @Abuya Tgk Alex
    .
    Sudahlah Lex. Biarkan. Biar ada seninya.:mrgreen:
    .
    @emina
    .
    Oh, jadi udah bikin akun, terus dicampakkan begitu saja? Hmmm…
    .
    @sj
    .
    Sudah jangan banyak alasan; Anda bagian dari zombie Fesbuker!
    .
    @Alex lagi
    .
    Iya memang ini bukan baru; dalam blogosfer berbahasa Inggris sudah banyak seruan anti-Facebook. Yah, tapi gak didengerin.
    .

    Selamat hari Rabu, Ki Gentole. Sudahkah anda bikin fesbuk? Please… add me as soon as possible…

    Ini masalahnya. Kenapa orang nanya fesbuk as if fesbuk itu semacam KTP atau HP. Semasa saya kuliah dulu sampe saya lulus [2004], saya gak punya HP. Dan ketika orang saya kasih no telpon rumah, kayaknya gimana gituh. Hare gene….oke kalo HP wajarlah, tapi Facebook? Untungnya nama saya pasaran; ada banyak di Facebook.😀
    .
    @rukia
    .
    Dua orang tersinggung.😀
    .
    Sip. Nanti diadd sebagai teman, lah emang sebelumnya musuh?
    .
    @impromptu
    .
    Biarin. Saya masih tetap pada pendirian saya.😎
    .
    @illuminationis
    .
    Yah abis mau curhat di mana lagi? Sebenernya iya sih temen, saudara, paar bahkan bos saya udah punya akun fesbuk. Saya aja yang merasa aneh. Karena sejak pertama kenal blog; saya sudah anonim. Gak nyaman aja berbagi info pribadi ke dunia maya. Di Fesbuk itu anehnya, di setiap foto ada namanya!
    .
    *saya suka login pake akun pacar saya*

  17. …ya kita tunggu saja…anda tidak akan anonim untuk selamanya.
    *evil laugh*

    nanti jangan lupa add.

  18. Ah, saya ini hampir tiap hari buka facebook buat maen game. Soale saya memang penggemar game, tapi berhubung otak dah nggak sanggup maen game yang berat-berat, jadinya melampiaskan di game facebook yang ringan-ringan itu.

  19. bahkan untuk mencari tahu sejawat yang lama tak terdengar kabar juga tetap tak berminatkah?

  20. Saya udh mengatakannya hampir ke semua orang *lebay* kalo saya sign up karena d tanyain sepupu.

    Tapi saya rada selektif dlm approving friend request. Kalo gak yakin kenal gak d confirm.

    Alhasil jumlah temen gak banyak.
    Prinsipnya biar dikit tapi beneran. Daripada banyak, tapi cuma buat pajangan😛

    After all, blog still #1😉

  21. @irene
    .
    Haha…kok saya merasa Internet tidak akan bertahan selamanya yah. Kayaknya dalam beberapa tahun lagi kita akan kembali ke zaman batu.😕
    .
    @dana
    .
    Game kayak apa sih?
    .
    @atta
    .
    Saya somehow gak yakin teman sejawat saya punya fesbuk.😕
    .
    @snowie
    .
    Kalo saya? Bakal diterima gak?:mrgreen:

  22. hmmmmm, gemana ya….😎
    .
    Halah, padahal bilangnya nggak bakal punya fesbuk, pake nanyain segala…:mrgreen:

  23. dan kita lihat, seberapa lama anda sanggup bertahan dengan pendirian anda itu 8)

  24. Eh, yang terhitung sebagai fesbuker itu yang gimana dulu, sih? Saya punya akun, sih, tapi ga ada isinya.😕

  25. @snowie
    .:mrgreen:
    .
    @impromtu
    .
    Mari kita lihat.
    .
    @abu geddoe
    .
    You, fesbuker!

  26. Narsis?
    Sepertinya lebih tepat disebut eksibisionism.
    Narcissus mengagumi wajahnya sendiri di atas kolam, sendirian. Sedang umat Al-Fesbuqiyyah memperlihatkan diri ke segala penjuru di mana temannya ada. Dengan catatan, “diri” itu tentu saja “diri” yang tak lengkap, sudah diedit, bahkan disamarkan. Ada semangat pamer dan juga berbagi.

    Terserah ding.
    Yang penting, hedoop tarekat Al-Fesbuqiyyah!😛

  27. mending ikutan f**kbook aja mas.. anggotanya baru saya..

  28. susah banget yah nembus pesbuk, nggak kayak prenster yg gampang di obrak abrik.

    *I think, nyang bikin pesbuk beneran jagoan….*

  29. aku suka prinsipnya….

    lebih baik gak usah mas main FB,…mirip2 ma drugs..bkin ktrgihan..hehe

    aku dah ktrgntungan….msalahnya, tman2 n kluarga contact lwat fb, lbih murah katanya…

    Aku dukung deh gerakan anti-facebook. Moga aku bisa direhab juga dan beralih ke jaringan lain yang lbih mndidik. ^_^

  30. […] Mestinya saya konsisten. […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: