Ode untuk orang sinis

February 15, 2009 at 12:40 pm | Posted in refleksi | 18 Comments
Tags: , ,

Aku berkata pada peziarah bumi,
Sudah lama saya bungkus itu moral.

Dalam kantong plastik hitam,
yang terbuang di bantar gebang.

Singapura, 15 Februari 2009

Advertisements

18 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Kemarin saya pungut kantong plastik hitam itu
    Ternyata isinya memang membuat miris :mrgreen:

  2. Menyampahkan moral? :mrgreen:

  3. :mrgreen:

  4. Membusuk di bantar gebang?

  5. @sp
    .
    Apa tuh isinya? :mrgreen:
    .
    @jensen99
    .
    Memoralkan sampah?
    .
    @sitijenang
    .
    :mrgreen: juga
    .
    @danalingga
    .
    Kenal bau busuk moral?

  6. hah? hah? apaan nih? tempat kerja saya disebut-sebut
    .
    holoh, Singapura-nya ditebelin, nggak panas, nggak panaas :mrgreen:

  7. what did u do? *jd penasaran*

  8. Masih bisa dijual lagi tuh di loakan.
    Harga moral di pasar second-hand lumayan menggiurkan

    :mrgreen:

  9. @petugas sampah
    .
    kenapa nak? sejak kapan ganti profesi dari satpam mesjid ke petugas sampah?
    .
    @arie
    .
    I did many things. πŸ˜€
    .
    @ando-kun
    .
    Wow, berapaan yah? Tapi saya gak minat juga sih.

  10. Tanpa kekuatan memaksa, moral akan jadi kejahatan.

  11. ss… satpam mesjid??? 😯
    .
    *berencana melayangkan somasi atas pelecehan nama baik*

  12. @rudi
    .
    Iya Romo. πŸ˜€
    .
    @frozen
    .
    Oh, merbot yah? Mana ada satpam mesjid.

  13. What is moral?
    What is?
    What?
    πŸ˜•
    .
    *nyontek pertanyaan filosofi di buku jadul*

  14. @Buya Alex@
    .
    Sajak bukan untuk didiskusikan, tetapi untuk diperbincangkan ngalor ngidul. Hanya salam sajak orang diperbolehkan ngawur. Adalah sebuah tempat di mana falasi dihalalkan. πŸ˜€

  15. πŸ˜†
    .
    Sepakat!
    .
    Sajak seperti filosofi bukan? Bisa dibincangkan dengan ngalor-ngidul karena tiap manusia punya persepsi :mrgreen:
    .
    Jadi… apa ini kena sweeping polisi moral? πŸ˜›

  16. @abuya alex
    .
    Bukan. Saya lagi muak saja sama orang sok idealis. Maksudnya saya sendiri. Pernah gak sih merasa sinis terhadap diri sendiri?

  17. Wah… bukan lagi pernah, Gen. Masih sering malah… apalagi kalo dicecar dengan kata “utopiamu itu!” πŸ˜†
    .
    Memang lebih nyaman mengecap diri sok idealis daripada dicap orang sih πŸ˜• Setidaknya jadi cerminan ya? πŸ™„

  18. @abuya alex
    .
    Iya, cermin yang retak. πŸ˜€


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: