Keadilan Bagi Minoritas?

June 10, 2008 at 5:42 am | Posted in agama | 12 Comments
Tags: , , ,

Apakah ada keadilan bagi kelompok minoritas di Indonesia? Tidak. SKB Tiga Menteri mengenai pelarangan aktifitas pengikut Ahmadiyah dan perintah agar mereka kembali ke Islam yang “benar” adalah bukti bahwa yang namanya keadilan itu masih terseok-seok di bumi pertiwi ini. Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa. Postingan ini tidak lebih dari bentuk solidaritas saya saja bagi kelompok minoritas Ahmadiyah.

Saya memang sudah lupa bagaimana rasanya menjadi seorang Muslim yang eksklusif, yang masih berpikir dalam pola “kami” dan “mereka”. Yang jelas saya masih ingat satu ayat dalam al-Qur’an yang bunyinya begini:

”Hai orang-orang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, dan menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah! Karena adil itu lebih dekat kepada ketakwaan. . . .” (QS Al-Maidah [5]: 8)

Seandainya bangsa ini juga mengingat ayat ini, Ahmadiyah mungkin masih bisa berharap untuk mendapatkan keadilan. Aneh, kok orang dilarang beragama. Itu hak sipil itu! Dilindungi undang-undang! Ah, buat apa marah-marah…

*sigh*

12 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. 😦

  2. saya kira itu bukan masalah dilarang apa enggaknya.
    Tapi lebih ke pencemaran nama baik.

    Ahmadiyah mengaku islam, tapi ajarannya menyimpang dari Islam. ya gemana…

    lagi-lagi, saya analogikan. ada nih yang ngaku-ngaku bernama ‘gentole’ tapi memiliki karakter dasar yang sangat berbeda dari gentole yang sesungguhnya. apa gentole asli nggak sebel! misallagi, si gantole palsu kelakuannya nggak bener, gemana…😛

    kok nama orang di aku-akuin.

    begitu juga umat islam. ya nggak rela lah agamanya dirusak begitu. jelas-jelas nabi muhammad itu yang terakhir, kok mau ditambah.

    Trus, berani benar mereka mencampur perkataan ‘mirza ahmad’ dengan isi al-quran.

    saya pribadi nggak rela.

    kalo mau, bikin agama baru aja sendiri. jangan nebeng sama agama orang lain. kreatif dikit, kalo memang mau beda.

    *sebel!!!!!!*

    SUMPAH! NGGAK RELA! BIKIN AGAMA SENDIRI AJA!

    Jnagna ngaku-ngaku islam!

    NGGAK RELA! NGGAK RELA! se tak terhingga!!!!!!!!!!

  3. Kalo merasa berhak memilik agama memang begitu sih. Jadinya merasa berhak melarang-larang orang.

  4. @Daeng Limpo

    Speechless emang, Mas.

    @snowie

    lagi-lagi, saya analogikan. ada nih yang ngaku-ngaku bernama ‘gentole’ tapi memiliki karakter dasar yang sangat berbeda dari gentole yang sesungguhnya. apa gentole asli nggak sebel! misallagi, si gantole palsu kelakuannya nggak bener, gemana…

    Duh, analogi lagi. Nama orang bisa dipatenkan? Di dunia ini ada banyak orang yang namanya Muhammad dan kelakuannya juga bengal. Apakah Anda akan marah-marah juga dan minta dia ganti nama? Lagipula, apa bukti Islam hanya milik umat Islam. Bangsa Yahudi yang alim, yang saya sebut di atas, disebut Muslim oleh Allah, meskipun sekali lagi, kata aslama, yuslimu, islaman adalah kata-kata bahasa Arab, yang orang Yahudi terdahulu, termasuk Musa, belum tentu mengerti.

    Dan perlu saya tambahkan, Ahmadiyah tidak berlaku buruk. Malah Abdus Salam, salah satu pengikut Ahmadiyah, itu seorang nobel laurete. Yang mencemarkan nama baik Islam, bukannya FPI, Mbak? Seharusnya FPI gak usah pake label Islam tuh!

    @Dana

    Kalo merasa berhak memilik agama memang begitu sih. Jadinya merasa berhak melarang-larang orang.

    Setubuh sepenuhnya.

  5. pendiri negeri ini akan menangis di Sorga melihat cicit2nya berperang.Antar Saudara sendiri Jawa lawan jawa . Pruralisme yang ada sejak jaman Majapahit diusik-usik oleh beberapa ormas atau orang yang merasa pandai sendiri.Jangan sekalikali meninggalkan sejarah.Kata Bung karno. Kita perlu berhati-hati dg paham fundamentalisme yang diajarkan oleh mereka yang bukan asli darah Indonesia.Abubakar Basyiir, Habib Rizieq dll mereka orang timur tengah. Yang hobi perang. Eh.. mau dibawa kesini.Musuh kita adalah kebodohan bukan teman sendiri.Kita hidup di Indonesia bukan di Pakistan, Afghanistan, atau Irak. Sebaiknya orang2 turunan timur tengah suruh mbalik ke sana aja. Bikin kacau Indonesia aja… setuju…

  6. Sebaiknya orang2 turunan timur tengah suruh mbalik ke sana aja.

    Wah marah nih Mbak. Sabar-sabar.

  7. […] Keadilan Bagi Minoritas? […]

  8. @azizah

    Harus jernih mbak. Sebab saya lihat komen anda kok jadinya rasis juga. Apa bedanya ama FPI kalo gitu?

  9. :: dana

    Kalo merasa berhak memilik agama memang begitu sih. Jadinya merasa berhak melarang-larang orang.

    Saya nggak merasa berhak. Tapi, nggak rela kalo ada yang ngakunya Islam, tapi tidak memiliki, atau setidaknya, ada yang salah dari apa itu yang di sebut Islam.

    BTW, link untuk mendefinisikan islam, udah saya kasih di Argument…

  10. apa bukti Islam hanya milik umat Islam.

    Bukan Apa punya siapa…

    Tapi Islam itu apa dan yang bagaimana lah yang penting…

    Bangsa Yahudi yang alim, yang saya sebut di atas, disebut Muslim oleh Allah, meskipun sekali lagi, kata aslama, yuslimu, islaman adalah kata-kata bahasa Arab, yang orang Yahudi terdahulu, termasuk Musa, belum tentu mengerti.

    Ini premis yang nggak kuat. kalo mas serius dengan definisi islam, tentang sebelum Nabi Muhammad lahir, Sebaiknya kaji ‘sejarah’ dan bukti-bukti autentik tentang Keadaan mereka. Dan semua rujukan yang mas guanakan nggak boleh menyalahi apa yang tertulis dalam Al-quran.

    Kalo mas tanya saya, saya sih nggak sanggup. Itu bukan bidang saya soalnya.

    Tapi, saya hanya mengkaji tentang keadaan Islam saya yang sekarang. Dengan Alquran, dan sebisanya menemukan hadist sahih…

  11. *maaf ketinggalan*

    Nama orang bisa dipatenkan?

    Mungkin sebenarnya, secara pribadi enggak. Tapi kalo sudah menyangkut kepentingan tertentu butuh.

    Contoh, kayak nama band. Kalo aja ada yang make nama itu untuk band lain, pasti band yang asli protes.

    lagi lagi analogi….😛
    maaf kalo bikin tambah bingung.:mrgreen:

  12. yang menulis ini mungkin sudah tidak dibukakan isi hatinya oleh ALLAH,ne namanya pencemaran agama andaikan ahmadiyah tidak ngaku-ngaku islam juga mereka tidak akn di larang………pake nama agama lain aja…….semoga Allah mengampuni dosa anda………


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: