Islam Bukan Agama, Bukan Milik Umat Islam Saja

April 19, 2008 at 5:58 am | Posted in agama | 20 Comments
Tags: ,

Saya selalu tergoda untuk menulis curhat di blog ini. Dan itu salah, salah besar. Bukan itu alasan utama saya ngeblog di WordPress. Katanya, penulis amatir menulis untuk dirinya sendiri, dan penulis profesional menulis untuk orang lain. Saya ingin menjadi yang terakhir: menulis untuk orang lain. Toh, bangsa ini defisit penulis. Pergi saja ke toko buku, yang ada hanya buku terjemahan dan sampah!!

Eh, tunggu dulu, jangan berpikir saya hendak menambal defisit itu! Kualitas tulisan saya pas-pasan, kok. OK, saya juga tidak ingin bersikap sinis. Mungkin memang sudah tidak ada lagi yang bisa ditulis di dunia ini. Semuanya sudah ditulis. Yang dibutuhkan mungkin hanya beberapa catatan kaki, atau komentar-komentar repetitif yang membosankan. Ah, tiba-tiba jadi teringat blogger yang hanya datang dan memberi komentar pendek, tanpa niat berdiskusi, hanya ingin melucu. Hari dan hidup memang terlalu singkat. Untuk apa menghabiskan waktu membaca tulisan yang tidak menarik dan sama sekali bukan baru!

Itu mukadimah saja, dan sedikit curhat, yang akhirnya saya lakukan juga, dan saya janji tidak akan terlalu sering melakukannya.

Kali ini saya ingin berbicara tentang Islam. Islam itu bagi saya bukan agama. Islam adalah sebuah sikap yang mendefinisikan hubungan antara eksistensi sekunder (manusia, binatang, tumbuhan dan alam) dan eksistensi primer (totalitas yang meliputi seluruh entitas yang bisa dipersepsi dan diidealisasikan — katakanlah itu Tuhan).

Islam itu bukan pergi haji bila mampu, karena tumbuhan tidak pergi haji. Islam juga bukan pergi ke masjid siang malam karena gunung tidak suka berjalan jauh. Islam juga bukan kerudung, karena kembang-kembang tetap cantik tanpa kerudung apalagi purdah.

Islam bukan milik umat Islam karena hujan — yang taat pada kehendak yang menjadikan alam semesta ini ada — tidak punya KTP. Islam milik semua agama, Kristen, Yahudi, Buddha, Hindu, Ahmadiyah, Aliran Kepercayaan, karena siapapun yang meyakini Tuhan dan Hari Akhir, mereka bisa hidup dalam Islam. Tidak ada alasan untuk menolak seorang Kristen yang taat pada Tuhan Yang Maha Esa sebagai non-Muslim karena pendeta umat Nasrani adalah sahabat orang-orang beriman, katanya al-Qur’an.

Islam lebih dari sekedar dua kalimat syahadat yang bisa diucapkan siapa saja, Soeharto, Saddam Husein, Osama bin Laden dan Amrozi, misalnya.

Islam bukan berarti HARUS mengikuti Muhammad karena para Nabi sebelum Muhammad adalah Muslim. Al-Qur’an juga bukan satu-satunya jalan menuju Islam karena ia membenarkan Kitab Suci sebelumnya, dan karena ia mengakui orang-orang yang mempunyai hikmah; Plato, Aristoteles, Newton atau Einstein. Lagi pula, lebah, unta dan semut tidak bisa membaca tulisan berbahasa Arab; tetapi mereka terus memuji Tuhan, katanya al-Qur’an.

Islam adalah sikap yang dimiliki seseorang ketika ia mempertanyakan tujuan hidup dan berupaya — secara sadar dan dengan segala keterbatasan indrawi dan akses terhadap teks-teks/sumber-sumber pengetahuan — untuk terus berusaha memahami Kebenaran dengan “K” besar dan berbuat adil, kepada diri sendiri atau orang lain, atau spesies lain, atau kepada alam.

Islam tidak hanya ada di buku “Pendidikan Agama Islam” atau pada entri “Islam” di enskilopedi Encarta, Brittanica dan Wikipedia. Islam bukan apa yang dikatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) saja. Islam juga ada pada hujan yang membasahi jalan-jalan di Jakarta pada hari ini. Islam juga ada pada layar monitor Anda. Islam tidak bisa dimonopoli:

BEBASKAN AHMADIYAH DARI TIRANI MAYORITAS!!

Advertisements

20 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Salam kenal, mungkin kita satu pikiran, mungkin.. tampaknya perlu dilanjutnkan.. jika berkenan, saya undang berkunjung ke blog saya: kabartersiar.wordpresss.com..

    Salam

  2. monggo, silahken dibuktiken πŸ˜€

  3. @kabartersiar
    Salam kenal juga.

    @joyo
    Yah saya akan menulis lanjutannya. Tapi saya tidak berpretensi untuk “membuktikan”. Kata itu lebih cocok digunakan di kepolisian, pengadilan atau kelas-kelas fakultas MIPA. Saya akan memberikan argumentasi saya.

  4. Before that, get annoyed with this sentences…

    Katanya, penulis amatir menulis untuk dirinya sendiri, dan penulis profesional menulis untuk orang lain.

    Hey, It’s NOT true! the problem is not WHO we write to, but WHAT the reader get from our writing. See?

    Straight to main topic,

    Islam bukan agama… kalo melihat batasan definisi agama disini sejauh ini saya setuju. But,

    Islam bukan milik UMAT ISLAM saja (?)
    Well, are you sure with your argumentation? OK, let see…

    Islam itu bukan pergi haji bila mampu, karena tumbuhan tidak pergi haji.

    … dan karena tumbuhan NGGAK punya kaki untuk bisa kemana-mana 😎

    Islam juga bukan pergi ke masjid siang malam karena gunung tidak suka berjalan jauh.

    … DAN juga karena gunung nggak muat masuk mesjid 😎

    Islam juga bukan kerudung, karena kembang-kembang tetap cantik tanpa kerudung apalagi purdah.

    … karena kembang-kembang itu tidak akan mengundang laki-laki manusia untuk melakukan tindakan asusila or amoral 😎

    Islam bukan milik umat Islam karena hujan tidak punya KTP

    … karena yang namanya HUJAN itu dimana-mana air yang turun dari langit, karena kalo butiran lembut dingin yang turun dia di identifikasikan sebagai salju 😎

  5. Islam milik semua agama, Kristen, Yahudi, Buddha, Hindu, Ahmadiyah, Aliran Kepercayaan, karena siapapun yang meyakini Tuhan dan Hari Akhir, mereka bisa hidup dalam Islam.

    Oh, benarkah? 😎 Lalu bagaimana dengan ayat ini:

    Dia menurunkan malaikat membawa wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki diantara hamba-hamba Nya, (dengan berfirman) yaitu, “Peringatkanlah (hamba-hamba Ku) bahwa tiada tuhan selain Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku” (QS An-Nahl:2)

    maksud saya adalah, Yang diakui sebagai hamba ALLAH itu adalah segala yang MENGAKUI dan MEMBUKTIKAN bahwa ALLAH SWT sebagai satu-satunya tuhan, dan Muhammad SAW sebagai rasul terakhirnya!

    BTW, plis jangan salah artikan siapa yang dimaksud sebagai “siapa-yang-dikehendaki” itu ya… 😎

    Islam bukan berarti HARUS mengikuti Muhammad karena para Nabi sebelum Muhammad adalah Muslim.

    … ya kerena mereka memang HIDUP sebelum Rasulullah Muhammad lahir. 😎

    Al-Qur’an juga bukan satu-satunya jalan menuju Islam karena ia membenarkan Kitab Suci sebelumnya, dan karena ia mengakui orang-orang yang mempunyai hikmah; Plato, Aristoteles, Newton atau Einstein. Lagi pula, lebah, unta dan semut tidak bisa membaca tulisan berbahasa Arab; tetapi mereka terus memuji Tuhan, katanya al-Qur’an.

    … karena para hewan itu sendiri sebenarnya diciptakan sebagai pelajaran bagi manusia (Mas pasti tahu khan ayat mana yang saya rujuk 😎 ) karena manusia diciptakan dengan akal.

    and the bottom line is…

    BEBASKAN AHMADIYAH DARI TIRANI MAYORITAS!!

    well, no problem,
    AS LONG THEY DECLARE THAT NO GOD EXCEPT ALLAH, AND MUHAMMAD IS THE LAST MESSANGER OF ALLAH!!! 😎

    Well, I think enough for now… 😎
    thanks πŸ˜‰ :mrgreen:

    *jadi juling karena kebanyakan icon ‘cool’ :mrgreen: *

    Peace mas Gentole (o_o)V

  6. @Snowie
    Terima Kasih Mbak Snowie atas komentarnya. Semoga orang yang nyasar ke blog saya bisa memetik hikmah dari apa yang Anda tulis dan pikiran saya yang belum matang. πŸ˜€

  7. hmmm…

  8. Islam itu sebuah keindahan, kenikmatan, dan kebahagiaan…

    Islam bukan berarti HARUS mengikuti Muhammad karena para Nabi sebelum Muhammad adalah Muslim.
    -> kl saya hidup di jaman nabi isa AS saya akan ikutin nabi Isa As, kl saya hidup di jaman Musa AS, saya akan ikuti Musa As karena dia juga ISLAM
    berhubung saya hidup di jaman muhammad maka saya ikutin muhammad SAW.

    Al-Qur’an juga bukan satu-satunya jalan menuju Islam karena ia membenarkan Kitab Suci sebelumnya, dan karena ia mengakui orang-orang yang mempunyai hikmah; Plato, Aristoteles, Newton atau Einstein. Lagi pula, lebah, unta dan semut tidak bisa membaca tulisan berbahasa Arab; tetapi mereka terus memuji Tuhan, katanya al-Qur’an.
    -> Al qur’an memang bukan satu-satunya. ada taurat pada jaman MUSA as, Injil jaman Isa As, dan Zabur jaman Daud As. namun jaman sekarang cuma ada Al-qur’an sbg satu-satunya kitab suci yang benar-benar suci tidak dinodai oleh kebohongan (ga perlu saya sebutkan kitab apa itu :p ). Al qur’an memang membenarkan kitab2 suci sebelumnya karena kitab2 suci tersebut berasal dari Penulis yang sama yaitu allah SWT(yg ini jelas lah kl kita nulis buku berseri 1-4 masak kita habis nulis seri 4 ga membenarkan buku yg 1-3 :d)

    semoga ikut menyumbang argumen meskipun ga bermutu sedikitpun πŸ™‚

  9. @Snowie

    Yang diakui sebagai hamba ALLAH itu adalah segala yang MENGAKUI dan MEMBUKTIKAN bahwa ALLAH SWT sebagai satu-satunya tuhan, dan Muhammad SAW sebagai rasul terakhirnya!

    Saya tidak menemukan teks yang mendukung pernyataan ini. Lagipula, bagaimana mungkin orang yang seluruh dunia harus mengenal Muhammad dan Kata Allah. Padahal, Allkah sendiri mempunyai banyak nama.

    AS LONG THEY DECLARE THAT NO GOD EXCEPT ALLAH, AND MUHAMMAD IS THE LAST MESSANGER OF ALLAH!!!

    They did. It’s just that they have different notion of prophethood, especially to Muhammad and Mirza Gulam Ahmad.

  10. @starone

    semoga ikut menyumbang argumen meskipun ga bermutu sedikitpun

    Terima Kasih Mas.

  11. dari dulu saya bilang islam, itu artinya hidup dan kehidupan, apapun itu.

    namun, hanya orang islam, yang punya pengetahuan islam.(itupun tidak semua)
    karena baik orang islam maupun diluar itu atau apapun itu, nggak ada yang dikenal sama Tuhan!

  12. oh iya di islam sendiri itu bukan 1 folder yang isinya banyak file tetapi 1 folder yang isinya masih terdapat banyak folder yang kemudian pada akhirnya terdapat file (Analogi).

    ada lagi mungkin cara menyampaikan kakak yang kurang sistematis. Soalnya antara isi dan topik tidak seimbang (sebenarnya tujuannya baik dan dilakukan dengan niat baik), namun caranya disini masih belum kompeten.

    karena jika kakak berkata ISLAM ITU BUKAN AGAMA, kemudian orang lain mendengar penjelasan kakak yang tidak sebanding dengan topik yang mungkin bagi orang lain WOW! atau MAKAR! atau WADUH SESAT NIH! etc…

  13. @2easy4cool
    Sebenarnya sistematikanya ada di entri sesudah ini:di https://gentole.wordpress.com/2008/04/21/argumentasi-mengapa-islam-bukan-agama/

  14. Allah pasti akan mengutus seorang Rosul sebelum Dia memberikan hukuman pada suatu ummat, namun yang perlu diperhatikan disini adalah Rosul yang diutus harus terbukti menyelamatkan orang2 yang masih mau untuk mengabdi kepada Allah sampai tegaknya suatu kondisi yang sejahtera itu terjadi (Yerusalem / Darussalam) sehingga risalah itu bisa terpelihara sekali lagi.
    Dan lagi yang dibawa oleh Rosul itu harus benar2 baru, karena pada waktu seorang rosul diutus, pasti keadaan yang terjadi sudah melenceng dari ketetapan2 Allah (jahiliyah) nah ketetapan Allah yang benar itulah yang dipandang aneh bagi orang orang pada saat itu…. itulah yang dikatakan bahwa rosul membenarkan.
    Jadi bukan saja kita asal mengimani sesuatu, tetapi pikirkan dahulu apakah yang kita imani itu benar atau enggak, manusia khan dikaruniai pikiran, mata, dan telinga…. so gunakanlah!!! jgn cuma ikut2an
    makanya seorang manusia itu harus selalu open mind, dan selalu positive thinking….. JANGAN KOLOT…. orang kolot gampang disesatkan.

  15. walah, argumen satu ini dari dulu dipasang ndak diganti2, juga ndak ada tmbahan sama sekali.. kalau menulis jangan mengikuti emosi, ikuti ritme hati.. wah, sama saja dengan FPI kalau anda menulis dengan gaya seperti ini.. mengeneralisir dan dangkal.. Mbok yang kreatif.. jangan cuma koar besarr mulut.

  16. @gentole
    Islam itu agama mas. Dibanding Kristen, Hindu, atau Budha, justru Islam itu yg roh agamawinya paling kuat. Roh agamawi emang susah ditengking. Soalnya dia nyerangnya ke pengurus2 jemaat. Kalo umat jelata paling2 dijangkiti roh percabulan, roh gosip dan roh males berdoa.
    .
    *pentakosta mode:ON*

  17. @snowie
    Sudah lama pengen nanya ma mbak snowie:
    .
    1. Naskah Al-Quran pertama disimpan d mana?
    .
    2. Kalau pun sudah tidak lengkap, lalu naskah yg terlengkap disimpan di mana dan dari abad berapa?
    .
    Naskah Perjanjian Baru tertua terlengkap berasal dari tahun 250 Masehi. Satu eksemplar ada di Vatikan. Satu lagi di Rusia (lungsuran dari Bizantium) yg kemudian dijual ke Inggris th1933.
    .
    Kalo sebagian naskah perjanjian lama ada 2: yg disebut dead sea scroll. Lalu naskah antiokhia.( Tahunnya lupa. Biasanya muslim awam justru lebih tau soal gini2-an dibanding awam kristen =p)

  18. Pergi saja ke toko buku, yang ada hanya buku terjemahan dan sampah!!

    Jangan gitu ah kisanak πŸ˜†
    Walopun belum kesampaian, menerjemahkan dan memasarkan buku-buku asing itu sudah jadi obsesi saya sejak SMP dulu :mrgreen:

    BEBASKAN AHMADIYAH DARI TIRANI MAYORITAS!!

    Dari penerawangan saya, yang paling memprihatinkan dari Ahmadiyah itu adalah misi utamanya untuk memuslimkan orang Kristen.
    Literatur pertama yang saya baca tentang Ahmadiyah adalah buku kecil “Debat Kairo”, yang dipinjami oleh salah seorang anggota jemaah Ahmadiyah kenalan saya.
    Disitu dijabarkan betapa Ahmadiyah internasional begitu gencar mengkampanyekan pendiskreditan Injil, menantang debat-debat dengan para pendeta maupun penginjil di berbagai belahan dunia – Kairo salah satunya.
    Dalam literatur2 lain yang saya dapatkan dari sumber yang sama, saya juga mendapati bahwa demi meligitimasi keabsahan Mirza Gulam Ahmad sebagai messiah, Ahmadiyah berfokus pada 2 misi : (1) pemanusiaan Yesus/Isa, dan reinterpretasi pengertian status Muhammad sebagai Khataman Nabiyyin.

    Dalam misi pertama, pada debat-debat yang diselenggarakannya, Ahmadiyah berargumen bahwa Isa/Yesus tidak mati di kayu Salib, sehingga tidak pula mengalami kebangkitan. Peristiwa kebangkitan itu dipandang sebagai hoax yang dimotori oleh Nicodemus dan beberapa murid lain, dengan kain putih dan efek-efek visual sederhana yang pada waktu itu konon disalah-mengertikan sebagai “kebangkitan”. Menurut Ahmadiyah Isa tidak naik ke surga, tapi melakukan hijrah ke India, menyebarkan ajarannya dan meninggal (dengan alami) disana. Mirza Ghulam Ahmad kemudian mengaku sebagai yang dipilih oleh Allah SWT sebagai penerus misi Isa yang telah “gagal”.

    Sedangkan dalam misi kedua, Ahmadiyah berargumen bahwa Khataman Nabiyyin bukan saja bisa diartikan sebagai “Nabi Penutup” tetapi juga bisa diartikan sebagai “The Latest (not the last) Prophet”, sehingga tidak menutup kans adanya penunjukan nabi-nabi setelah Beliau.

    Kedua misi inilah, yang menjadi kerangka pengabsahan Mirza Ghulam Ahmad sebagai “messiah penerus Isa dengan kitab Muhammad”, plus gencarnya misi pengislaman orang Kristen, yang dipandang “sesat” oleh MUI. Salah satu alasannya ya karena bertentangan dengan ajaran “Lakum dinukum waliyyadiin”.

    Tapi, dari pengalaman pribadi saya melihat Ahmadiyah Indonesia tidaklah seagresif Ahmadiyah internasional.
    Dulu saya sempat bertetangga dengan 3 orang penghuni rumah kamar kontrakan yang menjadi basis kegiatan jemaah Ahmadiyah Jayapura. Disitu mereka biasa mengadakan sholat Jum’at dan diskusi-diskusi internal.
    Dari pergaulan saya dengan mereka, saya tidak melihat karakter-karakter ngotot yang dimiliki para ahli debat Ahmadiyah internasional.
    Keberadaan mereka pun sangat pasif, dan sama sekali tidak mengancam eksistensi umat Kristen maupun Islam di kota saya.
    Saya melihat karakter jemaah Ahmadiyah dalam skala nasional pun tidak jauh berbeda.
    Atau mungkin jemaah Ahmadiyah Indonesia pernah mengadakan debat terbuka tentang 2 pemahaman utama mereka ? Kalau ini saya belum tahu.

    Yang jelas, saya melihat Ahmadiyah Indonesia tidak melukai siapa-siapa, walaupun Ahmadiyah internasional mungkin sudah melukai hati banyak orang (Kristen).

  19. @asa
    .
    Lah, mas kan yang komen pertamax. Dan ini emang post lama, yah emang enggak saya rubah dari dulu juga. Lagian, dangkalnya di mana? Bisa dielaborasi lagi kritiknya? Saya sih menerima kritik, tapi yah saya harus mengerti kritiknya apa dulu.
    .
    @rudi
    .
    Rrrr…bahasanya serem, “Roh agamawi”. Belum sampai ke sana saya, kayaknya.
    .
    @fritzter

    Atau mungkin jemaah Ahmadiyah Indonesia pernah mengadakan debat terbuka tentang 2 pemahaman utama mereka ?

    Pernah dulu sekali, sebelum merdeka dan pada masa Orla. Lawan debat mereka Hasan Persis dari Bandung. Rame. Saya juga kenal orang Ahmadi. Baik kok. Pasif. Nggak kaya saksi Yehuwa di sini. Katanya sih agresif juga.

  20. tulisan yang luas dan bermakna…
    Saya jadi ingat kaos yang dibeli oleh isteri tersayang :
    Jangan mentang-mentang tidak berkuasa dan jangan mentang-mentang berkuasa….
    Kaos dagadu itu memberikan makna yang mayoritas cenderung mentang-mentang, tetapi juga yang minoritas juga sama punya peluang yang sama untuk mentang-mentang….
    πŸ˜€


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: